Berita Kabupaten Lembata

Menteri Pariwisata Kirim Seniman Mengajar di Lembata

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata mengirim sejumlah seniman ke Lembata. Para seniman itu diberi keleluasaan untuk mengajari seniman di Lembata.

Menteri Pariwisata Kirim Seniman Mengajar di Lembata
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Tim monitoring dari Jakarta yang tiba di Lewoleba, Rabu (15/8/2018) dan bersalaman dengan Plt Kadisbudpar Lembata, Apol Mayan. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Menteri Kebudayaan dan Pariwisata mengirim sejumlah seniman ke Lembata. Para seniman itu diberi keleluasaan untuk mengajari seniman yang ada di daerah itu

Hal ini diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lembata, Apol Mayan, ketika ditemui POS-KUPANG.COM di kantornya, Rabu (15/8/2018).

"Para seniman itu sudah tiga minggu terakhir berada di Lembata. Selama di Lembata, mereka membaur dengan para komunitas seni dan melakukan pelbagai hal yang berkaitan dengan Festival 3 Gunung yang akan diselenggarakan di daerah ini," ujarnya.

Baca: Setelah Teken Kesepakatan, Obor Mas Kirim Data Saldo Pinjaman Anggota ke OJK

Adapun komunitas seni yang disapa para seniman ibukota tersebut, yakni pelukis, fotografi, pembuat film dokumenter, tenun ikat, musik tradisional dan lainnya. Targetnya, adalah terjadinya sharing knowledge antara para seniman yang beraktivitas di Jakarta dan yang ada di Lembata.

"Bagi seniman yang membidangi musik tradisional, mereka sudah ke Kedang untuk musik tatong. Tatong merupakan satu-satunya alat musik tradisional Lembata yang terbuat dari bambu dan dibunyikan dengan cara dipukul," ungkap Apol.

Setelah seniman ibukota itu mengajari komunitas seniman di Lembata, Dirjen Kebudayaan juga menerjunkan tim untuk melihat langsung aktivitas seniman itu dan melakukan evaluasi atas apa yang telah dilaksanakan.

Apol menyebutkan menerjunkan seniman ke daerah merupakan program pemerintah pusat. Dan, Lembata merupakan satu dari 13 daerah di Indonesia yang kebagian program tersebut. "Lembata merupakan satu-satunya kabupaten di NTT yang dijamah program tersebut," ujarnya. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved