Berita Maumere

Pasca Baku Lempar, Kepsek SMKN 1 Maumere dan SMK Yapenrais Bertemu

Kepala SMK Yapenrais, Yulius Oktavianus Nua, S.Pd, dan Kepala SMKN 1, Adelbertus Bonus Deo Hasulie, ST, bertemu membahas penyelesaian masalah

Pasca Baku Lempar, Kepsek SMKN 1 Maumere dan SMK Yapenrais Bertemu
ISTIMEWA
Suasana pertemuan Kepala SMKN 1 Maumere dan Kepsek SMK Yapenrais, Senin (13/8./20018) di ruang kerja Kepsek SMKN 1. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPAN.COM | MAUMERE - Pasca saling lempar antarsiswa SMKN 1 Maumere dengan SMK Yapenrais, Sabtu (11/8/2018), Kepala SMK Yapenrais, Yulius Oktavianus Nua, S.Pd, dan Kepala SMKN 1, Adelbertus Bonus Deo Hasulie, ST, bertemu membahas penyelesaian masalah Senin (13/8/2018).

Pertemuan di ruang kerja Kepala SMKN 1 Mamere dihadiri Kepala Satuan Bimas Polres Sikka, Iptu Siprianus Sedan dan Kanit SPKT II Polsek Alok, Bripka Herry Lamawuran menghaskan tiga kesepakatan.

Kedua kepala sekolah sepakat memberikan pembinaan kepada para siswa/isecara interan sesuai aturan di sekolah. Untuk menjaga Kamtibmas, kedua kepala juga menjalin hubungan silahturahmi.

Baca: Kisah dan Fakta Ibu Fatmawati Menjahit Bendera Merah Putih Republik Indonesia, Mengharukan

Baca: Partai Berkarya NTT Berupaya Selamatkan Bacaleg Dapil 3

Pelemparan bermula dari latihan gerak jalan SMK Yapenrais melintas di Jalan Waiklau tepatnya di depan SMK Negeri 1 Maumere, Sabtu (11/8/2018) pukul 08.00 Wita.

Saat itu, siswa/i SMKN 1 Maumere juga sedang melaksanakan latihan baris-berbaris di halaman sekolah berteriak `botak' berulangkali. Teriakan itu diduga ditujukan kepada siswa/i SMK Yapenrais yang sedang melintas.

Para siswa SMK Yapenrais berhenti gerak jalan dan terjadi pelemparan dari siswa SMK Negeri 1 Maumere kepada siswa SMK Yapenrais.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, 13 Agustus 2018, Leo Bikin Keputusan Tegas, Zodiak Lain Bagaimana 

Baca: Member KPop BTS Ingin Punya Pacar Dengan Tipe-Tipe Seperti Ini. Duh, Jadi Baper Ya

Selanjutnya ratusan siswa SMKN 1 Maumere mendatangi SMK Yapenrais melakukan pelemparan balasan gedung SMK Yapenrais memecahkan enam kaca jendela.

Dua orang siswi SMKN 1 Maumere serta satu siswa dan satu siswi dari SMK Yapenrais terkena batu menjalin perawatan di RSUD dr.TC Hillers Maumere. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved