Berita Provinsi NTT

Partai Berkarya NTT Berupaya Selamatkan Bacaleg Dapil 3

DPW Partai Berkarya Provinsi NTT tengah berupaya menyelamatkan bacaleg DPRD NTT khusus di Daerah Pemilihan (Dapil) NTT 3.

Partai Berkarya NTT Berupaya Selamatkan Bacaleg Dapil 3
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua Partai Berkarya NTT, Antonius Kaunang

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - DPW Partai Berkarya Provinsi NTT tengah berupaya menyelamatkan bacaleg DPRD NTT khusus di Daerah Pemilihan (Dapil) NTT 3.

Upaya ini dilakukan dengan mengajukan keberatan ke Bawaslu NTT akibat tidak diakomodirnya bacaleg dari dapil tersebut.

Hal ini disampaikan Ketua DPW Partai Berkarya NTT, Antonius Kaunang ketika dihubungi POS-KUPANG.COM, Senin (13/8/2018).

Baca: Tahu Jokowi Pilih KH Maruf Amin, Begini Reaksi Ahok! Seperti diungkap Luhut Binsar dan Fifi Lety

Menurut Tony, sapaan Antonius, DPW Partai Berkarya NTT saat ini sedang berupaya agar semua bacaleg di delapan dapil di NTT dapat mengikuti pileg 2019.

"Kami sedang berupaya untuk tempuh ruang mediasi dengan KPU NTT yang akan dimediasi oleh Bawaslu NTT. Kami tidak ingin melakukan gugatan karena bagi kami masalah tidak terakomodirnya bacaleg di dapil 3 itu dapat diselesaikan," kata Tony.

Terkait alasan sehingga KPU NTT tidak mengakomodir bacaleg Partai Berkarya di dapil 3 NTT, Tony menjelaskan, alasan yang disampaikan KPU saat kami menerima hasil verifikasi, yakni bahwa salah satu bacaleg perempuan di dapil 3 tidak menyerahkan dokumen berupa ijazah yang dilegalisir.

"Atas dasar itu, KPU NTT tidak akomodir bacaleg kami di dapil 3. Saat penyerahan hasil verifikasi juga, kami tidak tanda tangan berita acara," kata Tony.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan konsultasi ke Bawaslu NTT dan meminta masukan terkait masalah itu.

"Kami sudah ke Bawaslu dan rencana kami akan masukan keberatan ke Bawaslu NTT. Kami menghargai kerja KPU, namun kami juga minta pengertian KPU terhadap masalah yang kami hadapi," katanya.

Dikatakan, bacaleg dari Partai Berkarya khususnya dapil 3 NTT sudah diinformasikan terkait kasus tersebut.

Terkait tindaklanjut kasus itu, ia mengakui, pihaknya lebih condong ke penyelesaian secara mediasi.

"Kami condong ke mediasi, agar Bawaslu NTT yang akan mediasi sehingga kami berharap kasus ini bisa terselesaikan," katanya.

Dia mengakui, dirinya telah berkomitmen agar mengatur dan menjalankan tugas serta kepercayaan dari partai. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help