Berita Kebakaran Gili Lawa NTT

Penyebab Kembang Api atau Api Unggun Kebakaran Gili Lawa Baru Sebatas Informasi di Medsos

Kembang api atau api unggun dalam sesi pemotretan preweding di Gili Lawa menjadi penyebab kebakaran, baru sebatas informasi dari media sosial.

Penyebab Kembang Api atau Api Unggun Kebakaran Gili Lawa Baru Sebatas Informasi di Medsos
POS-KUPANG.COM/Servatinus Mammilianus
Kondisi Gili Lawa yang terbakar hari Rabu lalu. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Informasi yang beredar bahwa kembang api atau api unggun yang digunakan dalam sesi pemotretan preweding di Gili Lawa menjadi penyebab kebakaran, baru sebatas informasi dari media sosial.

Kepastian penyebab utamanya masih harus menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.

Ada beberapa versi informasi yang berkembang terkait kebakaran di Gili Lawa.

Baca: Empat Anggota DPRD NTT Mengundurkan Diri karena Pindah Partai

Pertama, ada wisatawan yang dihantar oleh salah satu kapal wisata hendak berwisata di lokasi itu, sekaligus menjalankan sesi foto preweding.

Saat foto ada nyala api unggun kecil yang sengaja dibuat untuk menambah keindahan saat potret.

Namun ada juga informasi bahwa api yang dimaksud adalah kembang api yang ternyata berakhir dengan kejadian terbakarnya lokasi wisata itu yang dipenuhi savana yang kering kerontang.

Dugaan lainnya karena puntung rokok.

"Memang kami juga mendengar informasi itu tetapi baru sebatas info dari media sosial," kata Pelaksana Tugas (PlT) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Mabar, drh Theresia P Asmon, kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (4/8/2018).

Dia berharap agar dengan kejadian kebakaran di Gili Lawa itu, Balai Taman Nasional Komodo semakin tegas dalam pengaturan di kawasan TNK.

"Dengan kejadian ini diharapkan akan diatur lebih tegas lagi. Pemerintah daerah dan TNK harus bersinergi lebih kuat untuk selamatkan aset Manggarai Barat, aset nasional dan aset dunia," kata Theresia.

Pihaknya merasa sangat menyesal dan prihatin dengan kejadian tersebut. (*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved