Pilkada Serentak 2018

KPU Kabupaten Kupang Pastikan Pleno Hasil Pilkada dan Pilgub NTT Tuntas 5 Juli

Pelaksanaan pleno hasil pilkada Kabupaten Kupang dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT di 24 kecamatan dipastikan tuntas tanggal 3 Juli

KPU Kabupaten Kupang Pastikan Pleno Hasil Pilkada dan Pilgub NTT Tuntas 5 Juli
POS KUPANG/EDY HAYON-
Ketua KPU Kabupaten Kupang, Hans Louk menyerahkan hasil rekapitulasi verifikasi faktual dukungan calon perseorangan kepada bakal calon bupati dan wakil bupati, Melianus Akulas, ST-Joao Antonio de Jesus Costa, S.H, Jumat (9/2/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Pelaksanaan pleno hasil pilkada Kabupaten Kupang dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT di 24 kecamatan dipastikan tuntas tanggal 3 Juli dan pleno tingkat KPU Kabupaten Kupang dijadwalkan tanggal 5 Juli.

Seluruh proses pelaksanaan dua hajatan politik ini berjalan aman, lancar dan damai berkat dukungan semua elemen terkait. Harapannya, pada final pelaksanaan pleno di KPU untuk penetapan hasil tetap aman.

Baca: PPDB di SMAK Giovani Kupang Tak Pakai Sistem Zonasi

Ketua KPU Kabupaten Kupang, Hans Ch Louk, kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (2/7/2018) menuturkan, seluruh proses kegiatan pencoblosan tanggal 27 Juni maupun pemungutan suara ulang (PSU) di tiga kecamatan atas rekomendasi dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kupang berjalan aman dan lancar.

Saat ini pleno hasil pilkada maupun pilgub masih berjalan di tingkat PPK yang direncanakan tuntas tanggal 3 Juli.

Sudah ada beberapa kecamatan yang telah menyelesaikan pleno di PPK, kotak suaranya sudah diantar ke KPU sambil menunggu beberapa kecamatan yang jauh.

Pelaksanaan berjalan aman, lancar dan damai ini tentu karena dukungan dari semua pihak dan diharapkan sampai pada penetapan hasilpun tetap terjaga kondisi ini.

"Kalau jadwal pleno di PPK sampai tanggal 3 Juli, tapi ada beberapa kecamatan yang sudah selesai pleno. Sekarang tinggal beberapa kecamatan karena masih lakukan PSU sehingga agak terlambat memasukan kotak suara ke KPU. Kalau semua sudah ada maka kita agendakan pleno penetapan tanggal 5 Juli mendatang," katanya.

Tentang tingkat partisipasi maupun data pemilih yang tidak melakukan hak politik (golput), Hans mengatakan, itu dapat diketahui pada saat pleno di tingkat KPU.

Namun, dari hasil sementara memang tingkat partisipasi agak menurun. Soal alasan menurun tentu menjadi catatan penyelenggara untuk pelaksanaan pilkada kedepannya. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help