Tak Ada Quick Count di Pilkada TTS, Ini Alasannya

Ketua KPU Kabupaten TTS, Ayub Magang menegaskan hingga saat ini belum ada lembaga survei yang mendaftar ke KPU untuk melakukan quick count.

Tak Ada Quick Count di Pilkada TTS, Ini Alasannya
pos kupang.com, dion kota
Ketua KPU Kabupaten TTS, Ayub Magang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Ketua KPU Kabupaten TTS, Ayub Magang menegaskan hingga saat ini belum ada lembaga survei yang mendaftar ke KPU Kabupaten TTS untuk melakukan quick count Pilkada TTS.

Namun masyarakat TTS bisa memantau perolehan suara tiap kandidat yang bertarung di Pilkada TTS melalui situs resmi KPU Kabupaten TTS.

Baca: Dua Kota di NTT Ini Diprediksi Akan Terjadi Hujan. Yuk Cek Apa Kota Kamu Juga Ya?

"Biasanya yang melakukan quick count itu dari lembaga survei bukan KPU. Dan hingga saat ini belum ada lembaga survei yang memasukan pemberitahuan ke KPU Kabupaten TTS untuk melakukan quick count. Tetapi, masyarakat Kabupaten TTS yang ingin memantau perkembangan perolehan suara dalam Pilkada TTS bisa melihatnya di situs KPU Kabupaten TTS, " ungkap Ayub.

Terkait surat suara (susu) lanjut Ayub, untuk susu PIlgub NTT yang diterima KPU TTS sebanyak 281.577 lembar dalam 141 dos. Setelah dilakukan penyortiran, petugas menemukan 336 susu dalam keadaan rusak dan 280.606 susu dalam keadaan baik.

Dalam penyortiran juga ditemukan adanya kekurangan1001 lembar susu dari total yang harus diterima sebanyak 281.577 susu.

Selain itu, KPU Kabupaten TTS mendapat tambahan surat suara sesuai perubahan DPT sejumlah 6.614 lembar.

Setelah dilakukan penyortiran ditemukan adanya 5 surat suara rusak, jumalah susu kurang 14 lembar dari total 6.614 dan susu yang baik 6.595 lembar. sehingga total kekurangan susu untuk pilgub sebanyak 1000 lembar.

Untuk Pilkada TTS, surat suara yang dicetak sebanyak 281.577 lembar. Setelah dilakukan penyortiran petugas menemukan susu rusak sebanyak 9.020 lembar, kelebihan surat suara per dos sebanyak 279 lembar.

"Untuk surat suara Pilgub yang kurang kita sudah koordinasikan dengan KPU Propinsi NTT untuk melengkapi kekurang tersebut. Sementara untuk kekurangan surat suara Pilkada TTS, hari ini petugas KPU bersama aparat Polres TTS sudah berangkat ke Surabaya untuk mengambil surat suara yang kurang ke rekanan PT Temprina Gravita Media, " jelas Ayub.

Proses pendistribusian logistik Pilkada ke 921 TPS akan dimulai pada tanggal 24 Juni dengan pengawalan aparat kepolisian dan TNI. Dalam melakukan pendistribusian, KPU akan mengutamakan TPS -TPS yang letaknya jauh dan akses jalannya sulit.

Hal ini untuk memastikan logistik tiba sebelum waktu pelaksanaan pemungutan suara. Sedangkan TPS yang dekat dan akses jalannya muda akan dikirim kemudian.

"Dalam proses pendistribusian logistik Pilkada kita diperhadapkan dengan tantangan topografi wilayah TTS yang cukup sulit. Selain banyak perbukitan dan kali, akses jalan yang belum baik menjadi salah satu tantangan dalam proses pendistribusian logistik surat suara. Untuk itu, kita utamakan TPS yang jauh dan akses jalannya sulit," sebutnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved