Yohanes Sebut Petugas Wajib Ikut SOP Saat Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara

Ketua Divisi Keuangan dan Umum, KPU Nagekeo, Yohanes Baptista Lagho, menjelaskan SOP peserta penyortiran surat suara wajib mengikuti aturan.

Yohanes Sebut Petugas Wajib Ikut SOP Saat Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Para petugas saat melakukan penyortiran surat suara Pilgub dan Wakil Gubernur NTT di Aula KPU Nagekeo, Kamis (14/6/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY - Ketua Divisi Keuangan dan Umum, KPU Nagekeo, Yohanes Baptista Lagho, menjelaskan Standar Operasi dan Prosedur peserta penyortiran surat suara wajib mengikuti aturan.

Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Anggota kepolisian siap siaga mengawal proses penyortiran dan pelipatan surat suara.

"Sebelum proses penyortiran dan pelipatan Surat Suara, semua petugas wajib mengisi daftar hadir," ungkap Yohanes kepada Pos Kupang, Kamis (14/6/2018).

Baca: Meski Terus Dibersihkan, Selat Gonzalu Terus Mengirim Sampah ke Pantai Susteran Lebao

Yohanes menjelaskan, pendistribusian Surat Suara dari ruangan penyimpanan dilakukan oleh koordinator umum disaksikan oleh Panwas dan Kepolisian, Setiap kali pendistribusian hanya diperbolehkan 1 (satu) Dos Surat Suara (2000 lembar).

"Koordinator mencatat nomor kode yang tertera di setiap Dos dalam buku kegiatan, Koordintor membagikan Surat Suara dalam setiap kemasan kepada ketua regu, Ketua regu mencatat jumlah penerimaan Surat Suara (dalam kemasan ) dari koordinator umum, Koordinator umum/ Komisioner memberikan penjelasan singkat tentang metode sortir dan lipat Surat Suara, Penyortiran dilakukan oleh setiap regu (yang ditugas untuk Sortir ) sesuai kriteria surat suara," papar Yohanes.

Yohanes mengungkapkan, penyortiran dilakukan dengan metode terawang untuk memastikan kondisi Surat Suara, Petugas sortir setelah memastikan Surat Suara dalam kondisi baik selanjutnya diserahkan ke petugas dua (2) untuk proses pelipatan Surat Suara.

Lanjut Yohanes, setelah proses pelipatan Surat Suara petugas dua ( 2 )menyerahkan ke petugas tiga (3 )untuk memasukan dalam dos yang telah disiapkan, Penyortiran maupun pelipatan Surat Suara dilakukan lembar perlembar dan tidak diperkenankan melebihi jumlah yang ditetapkan,Apabilah Surat Suara rusak maka petugas satu (1) langsung menyerahkan ke petugas dua (2) untuk dipisahkan dan dimasukan dalam dos tersendiri yang telah disiapkan.

"Tepat pukul 11.30 sebelum istirahat makan siang semua kegiatan sortir dan lipat surat suara dihentikan. Kegiatan selanjutnya ketua regu masin-masing menghitung Surat Suara sebanyak 50 lembar untuk selanjutnya diikat menggunakan karet gelang yang telah disiapkan.Penghitungan Surat Suara dilakukan secara berlapis oleh dua ( 2) orang petugas, " papar Yohanes.

Yohanes mengaku, setelah proses selesai selanjutnya dilakukan penghitungan Surat Suara dengan kondisi baik maupun Suarat Suara dengan kondisi Surat Suara yang rusak dimasing-masin regu dan dicatat dalam buku kegiatan.

Halaman
12
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help