Dugaan Penculikan Anak di Kupang

Warga Berusaha Pukul RK, Otak Penculikan Richard. "Tega Sekali Ko. Dasar Perempuan Tidak Punya Hati"

Beberapa keluarga Richard berteriak histeris dan mencoba menyentuh perempuan gemuk yang mengenakan baju hitam garis putih itu.

Warga Berusaha Pukul RK, Otak Penculikan Richard.
RK terduga otak penculikan Richard Mantholas, anak Kasi Pidsus Kejari Timor Tengah Utara (TTU) yang diamankan tim gabungan Polda NTT dan Polres Kupang Kota saat tiba di Mapolres Kupang Kota, Selasa (30/5/2018) dini hari. Tersangka berhasil dibekuk polisi di Kefamenanu, TTU. (pos-kupang.com/wili suni) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Suasana haru bercampur tegang dirasakan di Mapolres Kupang Kota pada Selasa (29/5/2018) tengah malam.

Sekira pukul 23.45 Wita, histeria keluarga pecah saat RK (43) perempuan yang diduga menjadi otak dibalik penculikan putera mereka Richard Mantholas dikawal turun dari mobil milik Brimob Polda NTT di teras Mapolres Kupang Kota, Jalan Frans Seda, Kota Kupang.

Beberapa keluarga Richard Manthonis yang berada di antara kerumunan wartawan dan anggota polisi itu berteriak histeris dan mencoba menyentuh perempuan gemuk yang mengenakan baju hitam dengan corak garis putih itu.

Baca: Ibu Asal Kampung Baru Itu Diduga sebagai Otak Penculikan Anak Jaksa. Ini Sosoknya!

Bahkan ada yang menangis dan menyayangkan tindakan keji yang dilakukan terhadap mereka. Dengan pengawalan ketat beberapa anggota polisi, RK kemudian dibawa menuju ruang Kapolres yang berada di lantai dua gedung itu.

"Tega sekali ko jadi perempuan. Dasar Perempuan tidak punya hati," teriak beberapa anggota keluarga sambil menangis.

RK terduga otak penculikan Richard Mantholas, anak Kasi Pidsus Kejari Timor Tengah Utara (TTU) yang diamankan tim gabungan Polda NTT dan Polres Kupang Kota saat tiba di Mapolres Kupang Kota, Selasa (30/5/2018) dini hari. Tersangka berhasil dibekuk polisi di Kefamenanu, TTU.
RK terduga otak penculikan Richard Mantholas, anak Kasi Pidsus Kejari Timor Tengah Utara (TTU) yang diamankan tim gabungan Polda NTT dan Polres Kupang Kota saat tiba di Mapolres Kupang Kota, Selasa (30/5/2018) dini hari. Tersangka berhasil dibekuk polisi di Kefamenanu, TTU. (pos-kupang.com/wili suni)

Berselang beberapa saat, drama kembali terjadi. Ketika anggota polisi memberitahukan bahwa Richard ada dalam mobil Fortuner yang berada di belakang mobil Brimob itu, keluarga langsung menuju mobil untuk menjemput bocah itu.

Netty, langsung bergegas menuju pintu mobil dan menjemput puteranya. Ia segera menggendong bocah lelaki yang telah dinantinya selama dua hari.

Richard yang malam itu mengenakan kaus warna kuning dengan celana pendek merah terlihat tenang. Bocah polos itu bahkan tidak menangis.

Richard Mantholas bersama ibunya, Netty saat diamankan di Mapolres Kupang Kota, Selasa (29/5/2018). Polisi berhasil menemukan Richard dalam kondisi selamat dalam waktu 30 jam dari aksi penculikan.
Richard Mantholas bersama ibunya, Netty saat diamankan di Mapolres Kupang Kota, Selasa (29/5/2018). Polisi berhasil menemukan Richard dalam kondisi selamat dalam waktu 30 jam dari aksi penculikan. (pos-kupang.com/wili suni)

Keluarga tak henti-hentinya mengucapkan syukur dan berterima kasih karena Richard dibawa kembali pada keluarga dalam keadaan sehat.

Halaman
123
Penulis: Ryan Nong
Editor: Imam Hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help