Knalpot Roak Dibicarakan di Forum Kades, Lurah dan Babinsa

Suara knalpot sepeda motor `roak' (suara besar) telah meresahkan dan mengganggu kenyamanan warga di Kota Maumere, Pulau Flores.

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Forum pertemuan kepala desa, lurah, anggota Babinsa dan Babinkamtibmas di Aula Bhayangkara Polres Sikka, di Kota Maumere, Pulau Flores, Rabu (23/5/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Suara knalpot sepeda motor `roak' (suara besar) telah meresahkan dan mengganggu kenyamanan warga di Kota Maumere, Pulau Flores. Para pengendara melintasi di jalan raya ketika warga istirahat malam hari atau ketika umat menjalankan ibadah.

Fenomena sepeda motor `roak' menjadi hal menarik dalam pertemuan Wakil Kepala Kepolisian Resort Sikka, Kompol Iwan Iswahyudi, Kasat Bimas, AKP Sipri Sendan, dengan para lurah,kepala desa, Babinsa dan Babinkamtibmas di Mapolres Sikka, Rabu (23/5/2018).

Iwan menyebutkan sepeda motor yang berbunyi roak bukan tipe racing, tetapi modifikasi menciptakan suara besar .

Baca: Presiden Buka Puasa Bersama Relawan Golkar Jokowi

"Sebenarnya bukan tipe racing, karena model racing sangat mahal harganya, tetapi yang ini namanya roak. Model knalpotnya dari pipa mirip kayu bakar warna hitam," ujar Iwan.

Ia minta kepada anggota Babinkamtibmas, Babinsa, para lurah dan kepala desa meresponya bila menemukan. Pada orang menjalankan ibadah, pengendara lewat dengan sepeda motor roak.

"Tangkap saja kalau ketemu dan bawa ke Mapolres Sikka," pinta Iwan.

Pertemuan berlangsung sekitar dua jam, juga membahas pendatang baru ke Kota Maumere dan razia terhadap kos-kosan liar di Kota Maumere.

Kepada wartawan usai pertemuan, kata Iwan, pertemuan menindaklanjuti situasi keamanan di tanah air pasca serangan bom bunuh diri oleh teroris terhadap tiga buah gereja di Kota Surabaya, dan markas kepolisian di beberapa daerah di Indonesia.

"Teroris lakukan serangan bom bunuh diri di Surabaya, efeknya juga sampai ke Maumere. Kita lakukan antisipasi mengerakan semua elemen masyarakat melakukan antisipasi," imbuh Iwan. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved