Sudah Seminggu, Padi Sawah Tadah Hujan di Oesao Rata Tanah. Diduga Ini Penyebabnya
Padi sawah tadah hujan di Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, rata tanah.
Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong
POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Padi sawah tadah hujan di Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, rata tanah. Padi yang siap panen itu diduga karena terpaan angin kencang dalam sepekan ini.
Baca: Walau Tahu Yeheskial Menderita Kanker Gusi, Tapi Paulina Tulus Menerima Cintanya
Pantauan POS-KUPANG.COM, Jumat (4/5/2018), kerusakan padi sawah ini terlihat sejak dari arah Pasar Oesao. Padi yang sudah berbulir untuk siap panen tertidur di tanah. Ada sekitar puluhan titik kerusakan lahan padi sawah tadah hujan itu.
Baca: Prihatin Jalan Rusak dan Penuh Semak, Satgas Pamtas Pos Foholulik Ajak Masyarakat Lakukan Ini
"Sudah satu minggu padi dong tertidur rata tanah. Ada yang batangnya sudah busuk. Tidak tahu apakah kena angin saja atau ada hama karena hanya bagian tertentu saja yang padi tertidur ke tanah. Petani pasti rugi banyak," ujar Martha, wanita paruh baya yang berjualan makanan kecil di area sawah tada hujan itu. (*)