Kapolres Victor Curhat Soal Perilaku Warga Sumba Timur di Jalan Raya
Kapolres Victor MT Silalahi menilai warga Kabupaten Sumba Timur seperti ini dalam berlalulintas di jalan raja.
Penulis: Robert Ropo | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Kapolres Victor MT Silalahi menilai warga Kabupaten Sumba Timur seperti ini dalam berlalulintas di jalan raja.
Hal ini terbukti saat pihak kepolisian Polres Sumba Timur saat melakukan tilang operasi Patuh Turangga 2018, masih banyak ditemukan pengendara yang melanggar ketentuan dan ketertiban berlalulintas.
Baca: Penutupan Akses ke Bendungan Napung Gete Bukan untuk Menghambat Pembangunan
Baca: Kuatir Dibilang Bohong, Plt Bupati Sikka Enggan Umbar Janji Terkait Bendungan Napung Gete
Baca: Jangan Biarkan Medsosmu Dijebol, Ini 5 Tips Bikin Password yang Tidak Mudah Dibobol
Baca: Gara-Gara Bikin Status di Facebooknya, Pria Ini Dilaporkan Istrinya ke Kantor Polisi
Kapolres Sumba Timur, AKBP Victor MT Silalahi, SH,MH melalui Kasat Lantas Polres Sumba Timur, Iptu Bery Nathaniel, SH, dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Jumat (4/5/2018) mengaku operasi Patuh Turangga sejak tanggal 26 April 2018 sampai tanggal 9 Mei 2018 menemukan banyak masyarakat pengendara yang melanggar peraturan dalam berlalu lintas.
Bery mengatakan, bagi yang melanggar lalu lintas pihaknya memberikan himbauan dan teguran.
Baca: Ngeri! Tidur Semalaman Pakai Kipas Angin, Kamu Bisa Undang 7 Penyakit Ini
Baca: Kasihan, Jennifer Dunn Hentikan Rehabilitas Narkoba Karena Alasan Ini
Baca: Hadapi Perkara Narkoba di Pengadilan, Jenifer Dunn Mesti Siapkan Rp 1 Hingga 10 Miliar
Baca: Waduh, Suamimu Bosan Bercinta? Jangan Kuatir, Lakukan Hal Ini Ladies
Baca: Ladies! Jangan Lagi Pinjam Lipstik Teman, Anda Bisa Kena Herpes
"Ada bertahap dan ada juga langsung kita lakukan penindakan tergantung kadar pelanggarannya,"jelas Bery.
Bery juga menghimbau kepada masyarakat ppengguna kendaraan agar menaati peraturan berlalulintas, sebab jika ada kecelakaan dapat menyebabkan kehilangan nyawa. (*)