Sadis! Robertus Dibantai dan Mandi Darah di Dalam Rumah, Depan Mata Istri dan Anak
Robertus dibantai dan mandi darah di lantai rumahnya. Istri dan anak korban berteriak histeris menyaksikan pembantaian itu
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Eginius Mo’a
POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Kediaman Robertus Woda (55) RT 002/Rw 001, Dusun Detunggawa, Desa Done, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, mendadak mencekam Kamis (26/4/2018) sekitar pukul 06.30 Wita.
Baca: Mengapa Dana Pembebasan Lahan Bandara Ende Sebesar Rp 15 Miliar Diblokir? Begini Alasannya
Kunjungan Daniel Doo (58) asal Dusun Rategulu, Desa Magepanda, Kecamatan Magepanda ke rumah itu berubah menjadi pertumpahan darah. Saat itu sebagian warga kampung itu tengah siap-siap beraktivitas.
Robertus dibantai dan mandi darah di lantai rumahnya. Istri dan anak korban berteriak histeris menyaksikan pembantaian itu. Namun mereka dihinggapi ketakutan yang luar biasa.
Informasi yang dihimpun pos-kupang.com, Kamis siang menyebutkan ketakutan menyelimuti warga dusun itu.
Baca: JICA Batal Bantu Air Bersih di Pulau Messah Labuan Bajo
Mereka khawatir pelaku mabuk darah kemudian menyerang warga yang lain.
Namun, warga dan sanak famili korban yang lain marah berusaha memburu pelaku. Namun Daniel sudah melarikan diri dan menyerahkan diri kepada anggota Polisi di Pospol Ndete.
Daniel dibawa ke Polsek Nita untuk menjalani proses hukum selanjutnya. (*)