Ini Ungkapan Hati Orangtua dan Istri Yeheskial, Penderita Kanker Gusi Selama 12 Tahun. Sedih!
Orangtua mana yang hatinya tak sedih melihat anaknya sakit. Apalagi jika sakit yang diderita sang anak bukan penyakit biasa, melainkan kanker gusi.
Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota
POS-KUPANG.COM | SOE - Orangtua mana yang hatinya tak sedih melihat anaknya sakit. Apalagi jika sakit yang diderita sang anak bukan penyakit biasa, melainkan kanker gusi.
Penyakit kanker gusi yang diderita Yeheskial Hun (30), anak ketiga dari Samuel Hun dan Milka Kono, membuat hati kedua orangtuanya selama 12 tahun terakhir diselimuti rasa sedih yang tak terkira.
Baca: Dokter Herly Soedarmadji: Semangat Kartini Jadi Spirit Saya
Hati pasangan suami istri yang sudah lanjut usia ini tak bisa tenang melihat kondisi sang anak. Penderitaan yang dialami sang anak terus mengusik hati keduanya.
Mulai dari pengobatan tradisional, pengobatan rumah sakit hingga tim doa sudah dilakukan untuk mengobati penyakit sang anak. Namun sayangnya, hingga saat ini usaha tersebut belum berbuah apa-apa.
Baca: Yukunda Huwa: Perempuan Juga Mampu
Walaupun belum ada titik terang untuk pengobatan penyakit sang anak, Samuel dan Milka tak ingin putus asa. Keduanya masih menyimpan harapan agar anaknya bisa dioperasi untuk mengangkat kanker tersebut. Namun Samuel yang bekerja sebagai petani terkendala biaya.
Saat ini dia mengaku sangat terbantu dan berterima kasih kepada berbagai pihak yang sudah mau berempati dan mengumpulkan dana untuk membiayai operasi sang anak.
Baca: 12 Tahun Yeheskial Digerogoti Kanker Gusi, Ternyata Ini yang Membuatnya Bisa Bertahan
Salah satu kelompok yang datang langsung ke rumahnya untuk menyalurkan bantuan adalah pemuda GMIT. Selain pemuda GMIT, saat ini pemuda TTS juga melakukan gerakan seribu untuk Yeheskial. Mereka mengumpulkan dana untuk biaya operasi Yeheskial.
Dia berharap, lewat dukungan doa, semangat dan sumbangan dari berbagai pihak, bisa membukakan jalan untuk kesembuhan putranya tersebut.
"Saya berterima kasih kepada semua pihak yang sudah berbaik hati membantu biaya pengobatan anak saya. Dukungan dari berbagai pihak membuat kami sekeluarga menjadi lebih kuat dan optimis untuk kesembuhan Yeheskial. Kami berharap, anak kami bisa segera dioperasi sehingga bisa sembuh dari penyakit kanker yang sudah 12 tahun menggerogoti anak saya," ujar Samuel.
Istri Yeheskial, Paulina Lunga Leijo juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan perhatian kepada penderitaan sang suami. Paulina mengaku masih berharap suaminya bisa sembuh dari penyakit kanker tersebut.
Dia berharap dalam waktu dekat sang suami bisa dioperasi untuk mengangkat kanker tersebut dari rongga mulut suaminya.
"Saya berharap suami saya bisa dioperasi sehingga bisa sembuh. Saya ucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang sudah mau mengumpulkan uang untuk biaya operasi suami saya," kata. (*)