Pegiat industri kreatif ini Jadi Bacaleg PSI Gara-gara Ahok, Apa Hubungannya?

Mereka kumpul KTP dan mulai berkenalan, tapi tidak secara langsung. Ni Luh Djelantik melihat profil PSI ada harapan di situ.

Pegiat industri kreatif ini Jadi Bacaleg PSI Gara-gara Ahok, Apa Hubungannya?
ISTIMEWA
Ni Luh Djelantik di tempat usaha sepatunya 

POS-KUPANG.COM|JAKARTA - Pegiat industri kreatif Ni Luh Putu Ary Pertami atau yang lebih dikenal dengan Ni Luh Djelantik mengikuti tes wawancara bakal calon legislatif 2019 yang digelar Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Di sela proses wawancara, Ni Luh menceritakan alasannya memilih PSI sebagai jalur politik menuju kursi parlemen.

Ni Luh mengatakan, awalnya dia mengetahui PSI saat partai yang baru terbentuk itu mengumpulkan KTP untuk mendukung calon gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Saat itu, Ni Luh bersama PSI membuka posko untuk mengumpulkan KTP warga.

Ni Luh Djelantik
Ni Luh Djelantik (ISTIMEWA)

Baca: Laut di Labuan Bajo Dipenuhi Sampah, Begini Sikap Ketua ASITA NTT

"Saya lihat ini partai lucu ya, dalam arti waktu itu Pak Ahok kan belum masuk partai masih independen.

Kami kumpul KTP dan mulai berkenalan, tapi tidak secara langsung. Saya melihat profil PSI ada harapan di situ," ujar Ni Luh di Kantor DPP PSI Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Ni Luh kemudian mencari tahu lebih banyak tentang PSI melalui internet.

Berbagai informasi positif yang ditemukan tentang PSI semakin menambah daya tarik Ni Luh terhadap partai yang dipimpin Grace Natalie itu.

Baca: Luar Biasa, Ini Cara Perempuan di Baumata Utara Lawan Korupsi

Salah satunya, Ni Luh tertarik dengan slogan PSI yang mengedepankan antikorupsi dan antiintoleransi.

Sebab, kedua hal tersebut dinilai menjadi persoalan penting yang harus dihadapi.

"Semua hal besar mulai dari hal kecil, seperti partai ini. Aku yakin kami bisa jadi satu tim yang kuat," kata Ni Luh. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul, Cerita Ni Luh Djelantik, Jadi Bakal Caleg PSI Gara-gara Ahok

Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved