Kronologis Tewas Kakak Beradik di Kolong Jembatan Wae Rembem, Manggarai

Saat mencari kayu hujan lebat sehingga ketiga saksi bergegas pulang ke rumah. Namun para korban berteduh di bawah kolong jembatan agar tidak basah

Kronologis Tewas Kakak Beradik di Kolong Jembatan Wae Rembem, Manggarai
pos kupang.com, aris ninu
proses evakuasi korban Tihul ke rumahnya.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM/RUTENG-Inilah kronologis perisitiwa yang menyebabkan kakak beradik tewas karena disapu banjir saat hujan deras di Cibal Barat,Manggarai,Kamis (19/4/2018) sore.

Kasubag Humas Polres Manggarai,Ipda Daniel Djihu dalam rilisnya kepada Pos Kupang Com di Ruteng,Jumat (20/4/2018) siang menjelaskan,sesuai hasil pemeriksaan saksi dan olah TKP kasus yang menewaskan kakak beradik masing-masing Yuliana Tihul Hasan alias Tihul (10) dan Yovita Sari Hasan alias Sari (7) bermula,pada Kamis (19/4/2018) siang pukul 13.00 wita para korban bersama 3 orang saksi mencari kayu api di sekitar Jembatan Wae Rembem,Desa Codi.

Saat mencari kayu hujan lebat sehingga ketiga saksi bergegas pulang ke rumah. Namun para korban berteduh di bawah kolong jembatan agar tidak basah.

Tidak lama kemudian banjir datang para saksi dalam perjalanan pulang sempat mendengar teriakan yang diduga suara dari kedua korban yang dbawa.

"Kapolsek Cibal dan anggota yang mendapat laporan langsung bergerak ke lokasi usai mendapat laporan.Sekitar pukul 17.00 wita korban atas nama Sari ditemukan sekitar 100 meter dari TKP.Sedangkan kakaknya tidak ditemukan pada pencarian usai kejadian.Korban Tihul baru ditemukan,Jumat (20/4/2018) pagi sekitar 5 km dari TKP.Korban ditemukan sudah meninggal di celah batu,"ujar Daniel.(*)

Baca: Kadis Pendidikan dan Kebudayaan TTS Imbau Kepsek Putar Lagu Rohani Sebelum UN

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved