Charsiew Hotplate Noodle Disajikan Saat Masih Kepulkan Asap

Menu berbahan ayam panggang merah (Charsiew) dan mie kreasi manajemen Waroenk Podjok, Charsiew Hotplate Noodle

Charsiew Hotplate Noodle Disajikan Saat Masih Kepulkan Asap
ISTIMEWA
Karyawan Waroenk Podjok Kupang tengah

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Hermina Pello

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Menu berbahan ayam panggang merah (Charsiew) dan mie kreasi manajemen Waroenk Podjok, Charsiew Hotplate Noodle, mendapat apresiasi yang cukup bagus dari penikmat kuliner di Kupang.

Sebelumnya, makanan yang disajikan di atas piring biasa ini sudah sangat populer di Indonesia, bahkan Asia. Namun, berkat kreativitas racikan chef Waroenk Podjok, menu ini boleh dibilang sangat inovatif lantaran disajikan secara berbeda, yaitu di atas hotplate atau piring baja.

Baca: 82 Orang Bacaleg Ikut Seleksi di PSI NTT, Christian: Harus Miliki 3 DNA

"Seperti kita ketahui, sebelumnya Charsiew Noodle (non hotplate) atau mie ayam panggang merah resto maupun kafe lainnya disajikan dalam bentuk konvensional, yaitu dalam piring atau mangkuk. Tetapi, chef di Waroenk Podjok meraciknya kreatif dan menyajikannya secara unik di atas hotplate," jelas Marketing Communication and Public Relation Waroenk Podjok, Yunita Kitu, dalam rilisnya, Senin (16/4/2018) pagi.

Baca: PSI NTT Menerima Bacaleg tanpa Mahar, Tapi Harus Ikuti Tiga Tahapan Seleksi Ini

Tujuan penggunaan hotplate untuk menjaga agar makanan tetap panas. "Makanan masih tetap panas bahkan masih mengepulkan asap saat disajikan di atas meja pelanggan. Ini keistimewaan Charsiew Hotplane Noodle kami bila dibandingkan penyajian secara konvensional dengan piring maupun mangkuk," ujarnya.

Baca: Dikawal 5 Bodyguard, Katy Perry Kunjungi Obyek Wisata di Taman Nasional Komodo

Yunita menambahkan, kelezatan Charsiew Hotplane Noodle tidak perlu diragukan lagi. Pasalnya, aroma khas "oriental food" sangat terasa di lidah. Itulah yang menjadi alasan jika makanan yang awalnya berasal dari Tiongkok ini digemari banyak orang.

Secara spesifik, menu dalam jajaran Noodle and Vegetable ini sangat wangi karena bumbu-bumbu khas yang digunakan meresap dalam daging ayam yang dipanggang.

Baca: Ini Alasan yang Dipakai 10 Calon TKI Agar Lolos ke Tarakan, Tapi Aparat tak Mudah Percaya

Yunita mengatakan, pihaknya optimistis dapat menaikkan rating Charsiew Hotplane Noodle yang dibanderol Rp 35 ribu.

"Selain berharga terjangkau, menu berhotplate ini boleh dibilang hanya disajikan manajemen Waroenk Podjok," ujarnya.

Charsiew Hotplane Noodle sejatinya "modifikasi" dari "daging sapi" panggang merah. Warna merah diberikan untuk membuat warna makanan tidak pucat dan menghilangkan bau amis. (*)

Penulis: Hermina Pello
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved