Sebelum Dieksekusi, Permintaan Terakhir Terpidana Mati: Tolong Biarkan Saya Memeluk Putriku

Apa jadinya jika seorang gadis kecil yang mengatakan, "Selamat tinggal ayah," justru tidak tahu bahwa ayahnya akan segera dieksekusi?

Sebelum Dieksekusi, Permintaan Terakhir Terpidana Mati: Tolong Biarkan Saya Memeluk Putriku
Ist
lustrasi Eksekusi Mati 

POS-KUPANG.COM - Setiap perpisahan tentu akan menyisakan luka mendalam bagi siapapun yang merasakannya.

Dan hal ini akan terasa sangat menyakitkan jika yang merasakannya adalah seorang anak yang masih sangat kecil.

Apa jadinya jika seorang gadis kecil yang mengatakan, "Selamat tinggal ayah," justru tidak tahu bahwa ayahnya akan segera dieksekusi?

Apa yang sebenarnya terjadi ?

Baca: Sebut Dirinya Budayawati, Sukmawati Soekarnoputri Bantah Puisi Ibu Indonesia Mengandung SARA

Beberapa waktu yang lalu, seorang sopir asal Tiongkok dikabarkan telah menewaskan tiga orang setelah terlibat dalam sebuah kecelakaan mobil.

Beratnya pelanggaran yang dilakukan menyebabkan pengadilan memutuskan untuk menjatuhkan hukuman mati kepada Li Shiyuan yang berusia 30 tahun.

Hukuman mati ini bahkan dilakukan dengan metode suntikan mematikan.

Menurut laporan media setempat seperti dilansir dari EraBaru, Li awalnya bertengkar dengan salah satu dari tiga orang yang tewas karena perbuatannya.

Hal ini terjadi di sebuah tempat karaoke pada bulan Mei 2015.

Halaman
1234
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved