Ada Penemuan Harta Karun Paling Menggemparkan Di Dunia

Ada banyak peninggalan-peninggalan sejarah dari masa lampau yang kini masih menyimpan tanda tanya besar

Ada Penemuan Harta Karun Paling Menggemparkan Di Dunia
net
harta karun 

POS-KUPANG.COM -  Ada banyak peninggalan-peninggalan sejarah dari masa lampau yang kini masih menyimpan tanda tanya besar di benak para peneliti dan penduduk dunia.

Dimulai dari artefak-artefak kuno yang masih dipertanyakan asal-usulnya, hingga timbunan harta karun peninggalan masa lalu yang nilai ekonomisnya sangat luar biasa besar, dan bahkan tidak ternilai.

Baca: Ayah Mertua Diserang Keluarga Pengantin Perempuan Di Panggung Karena Lakukan Tindakan Pelecehan

Baca: 10 Tips LDR Alias Pacaran Jarak Jauh Ini Bisa Bikin Hubunganmu Langgeng Sampai Pernikahan

Baca: Saat Perempuan Menangis Jangan Ditanya, Nanti Dia Semakin Menjadi, Kenapa?

Berikut adalah peninggalan harta karun dari masa lalu yang sempat menghebohkan para ahli sejarah di dunia, dan bahkan ada di antaranya yang memang dengan sengaja disembunyikan keberadaannya oleh beberapa pihak tertentu, dengan tujuan agar tidak menimbulkan perebutan klaim atas harta karun itu sendiri. Berikut mari kita simak penjelasannya di bawah ini :

1. Harta Karun Sipan, Peru (ditemukan 450 jenis perhiasan emas)

harta karun
harta karun (net)

Pemimpin Sipan merupakan salah satu generasi seorang Imam Agung dari peradaban suku Moche yang pernah berjaya di dataran Peru. Pada pertengahan tahun 1987, makam dari pemimpin Sipan ini akhirnya berhasil dibongkar oleh para ahli arkeolog, dan penemuan di dalam makan sempat membuat banyak peneliti saat itu menjadi terkaget dan terkagum-kagum.

Bagaimana tidak, tepat di dalam makam itu ditemukan ada sekitar 450 beragam macam jenis perhiasan yang dibuat dari emas murni, juga ada beberapa perhiasan perak, serta tembaga, dan juga temuan tekstil yang terbuat dari bulu hewan.

Baca: Perempuan Itu Benar-benar Aneh, Coba Baca Fakta Ini dan Anda Pasti Menyetujuinya

Halaman
1234
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved