Waduh, 10 Kapolsek di Sumtim Tangkap Penjahat Pakai Mobil Pribadi

Sepuluh Polsek di Polres Sumba Timur belum memiliki mobil patroli. Saat menangkap penjahat, mereka menggunakan mobil pribadi.

Waduh, 10 Kapolsek di Sumtim Tangkap Penjahat Pakai Mobil Pribadi
Pos Kupang/Robert Ropo
Kapolres Sumba Timur, AKBP Victor MT Silalahi sedang memberikan keterangan pers terkait curanmor di wilayah itu 

POS KUPANG.COM, WAINGAPU - Sebanyak sepuluh Polsek di Polres Sumba Timur belum memiliki mobil patroli untuk operasional. Saat menangkap penjahat, mereka menggunakan mobil pribadi.

Ketiadaan kendaraan operasional itu terjadi sejak berdirinya Polres Sumba Timur pada puluhan tahun yang lalu.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Victor MT Silalahi,SH.MH menyampaikan hal itu ketika ditemui Pos Kupang.Com di Mapolres Sumba Timur, Jumat (9/3/2018) pagi.

Baca: Haid Diusia 8 bulan, Hamil Diusia 5 Tahun, Bocah Perempuan Ini Bikin Heboh Dunia

Baca: Wah! Ada Fakta, Di Tempat Kerja, Perempuan Ternyata Lebih Kasar Kepada Sesama Perempuan

Baca: Ayah Mertua Diserang Keluarga Pengantin Perempuan Di Panggung Karena Lakukan Tindakan Pelecehan

Victor menjelaskan Polsek yang memiliki kebdaraan operasional hanya empat polsek yakni polsek Lewa, Kota Waingapu, Pandawai dan Polsek Umalulu, sementara ada sepuluh Polsek lagi di Sumba Timur semenjak Polres Sumba Timur ini berdiri sudah puluhan tahun,belum memiliki kendaraan operasional.

Victor mengaku, Sehingga selama ini pengungkapan pencurian dan kasus lainya anggota hanya menggunakan mobil pribadi atau kendaraan roda dua.

"Ini sangat membahayakan keselamatan anggota di lapangan," kata Victor.

Baca: Setelah 7 Minggu Melahirkan, Perempuan Ini Menemukan Hal Mengerikan dalam Organ Vitalnya

Baca: 10 Tips LDR Alias Pacaran Jarak Jauh Ini Bisa Bikin Hubunganmu Langgeng Sampai Pernikahan

Baca: Karma Membunuh! Arwah Perempuan ini Datangi Pelaku Lalu Mencekiknya

Namun demikian, Kata Victor meskipun tidak ada fasilitas operasional seperti kendaraaan roda empat tersebut, tapi tidak menyurutkan semangat pihaknya tetapi tetap membuat maksimal demi kenyamanan masyarakat Sumba Timur.

"Jadi selama ini anggota hanya menyewa mobil,atau pakai mobil sendiri ada yang hanya pakai sepeda motor. Patroli sendiri sangat tidak efektif karena roda dua resiko keselamatanya sangat tinggi, apalagi medan yang cukup berat",kata Victor. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved