Mantap! Gubernur NTT Optimis Bisa Penuhi Kebutuhan Garam Nasional
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Frans Lebu Raya, mendampingi Menteri BUMN, Rini Soemarno, ke Adonara, Flotim, Rabu (7/3/2018).
Penulis: Felix Janggu | Editor: Kanis Jehola
Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Feliks Janggu
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Frans Lebu Raya, mendampingi Menteri BUMN, Rini Soemarno, ke Adonara, Flotim, Rabu (7/3/2018).
Perjalanan ke kampung halaman Gubernur NTT di Adonara Flotim itu menumpangi Kapal Feri, KM Lakaana.
Baca: Pembeli Lebih Banyak Cari Garam Lokal, Kalau Yodium Merek Ini yang Dicari
Menteri Rini dan Gubernur NTT didampingi para direksi BUMN dan Bupati Flotim, Antonius Hubertus Gege Hadjon.
Gubernur Lebu Raya di atas KM Lakaana kepada Pos Kupang.Com menyampaikan optimismenya NTT akan bisa memenuhi kebutuhan garam nasional.
Lebu Raya mengatakan, telah menyampaikan kepada Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan bahwa NTT mempunyai potensi garam besar sekali.
Pengembangan garam di NTT, kata Lebu Raya, sudah dimulai di Desa Bipolo Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, dengan luas 450 hektar tambak garam.
Gubernur Lebu Raya juga telah menyampaikan kepada Dirut PT Garam agar mulai melirik pengembangan garam di Flotim, terkhusus di Pulau Solor.
"Perluasan lahan tambak garam, kalau 1.000 hektar saja sudah besar sekali. Belum Sumba, Rote, Malaka, Ende, Nagekeo. Kalau semua ini jalan, aman dan membantu kebutuhan garam nasional," kata Lebu Raya. (*)