Jalan Provinsi Rusak Parah, Warga Wanokaka Minta Ini

Warga Kecamatan Wanokaka dan Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, mendesak Pemerintah Provinsi NTT memperbaiki ruas jalan Waikabubak-Wanokaka

Jalan Provinsi Rusak Parah, Warga Wanokaka Minta Ini
POS KUPANG/PETRUS PITER
Salah satu titik kerusakan parah ruas jalan raya Waikabubak-wanokaka. Gambar diabadikan, Rabu (7/3/2018).

Laporan wartawan Pos Kupang.Com, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM,WAIKABUBAK - Warga Kecamatan Wanokaka dan Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, mendesak Pemerintah Provinsi NTT segera memperbaiki jalan provinsi ruas Waikabubak-Wanokaka. Pasalnya, sebagian besar ruas jalan tersebut rusak parah.

Baca: Kabar Gembira, Tahun Ini Ada 10 Kapal Motor untuk Nelayan Sumba Timur

Kepala Desa Praibakul, Kristian Reingu Kaka, dan Kepala Desa Taramanu, Kecamatan Wanokaka, Koi Kohida, serta Vinsen Mone, warga Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, menyampaikan hal itu secara terpisah di Wanokaka, Rabu (7/3/2018).

Menurut ketiganya, kondisi ruas jalan Waikabubak-Wanokaka terutama mulai dari Lapale hingga Wanokaka terdapat 7-8 titik kerusakan jalan yang sangat parah.

Kondisi itu diperparah hilir mudik kendaraan truk pengangkut bahan golongan galian C dari Wanokaka dan Lamboya. Akibatnya, terkadang warga terutama yang menggunakan sepeda motor menjadi korban akibat tertimpa percikan lumpur dari kubangan air di jalan raya dan debu saat musim panas tiba. Kondisi itu diperparah lagi akibat perilaku sopir truk yang ugal-ugalan dengan pengendara sepeda motor.

Untuk itu warga meminta Pemerintah Provinsi NTT jangan hanya menganggarkan 1-2 km memperbaiki jalan raya tetapi mengerjakan sekaligus. Apalagi ruas jalan tersebut menuju lokasi obyek wisata, misalnya Pasola Wanokaka yang akan berlangsung, Kamis (9/3/2018).

"Bagaimana wisatawan senang datang menonton pasola kalau jalan raya rusak parah," kata Kristian.

Disaksikan Pos Kupang, Rabu (7/3/2018), kondisi kerusakan ruas jalan raya Waikabubak-Wanokaka sekitar 15 km sangat parah. Kerusakan mulai terlihat di Lapale, jalan terjal dan aspal tak kelihatan lagi. Selanjutnya jarak 1 km dari Lapale, terjadi kerusakan parah lagi. Aspal tidak nampak lagi. Yang ada beberapa kubangan air di tengah jalan raya. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help