Barthol Bilang Perempuan Harus Berkomitmen Bangun NTT, Ini Kata Lusia Lebu Raya
Selama ini perempuan berjuang melalui banyak jalur tapi jalur politik masih minim.
Penulis: Maria Enotoda | Editor: Fredrikus Royanto Bau
Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Maria A E Toda
POS KUPANG.COM|KUPANG - Kepala Biro Kesra Setda NTT, Barthol Badar mengatakan perempuan NTT harus punya komitmen untuk bangun NTT melalui berbagai jalur salah satunya adalah jalur politik.
Hal ini disampaikannya saat mewakili Gubernur NTT membuka kegiatan dialog publik yang diselenggarakan Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) di Hotel Ina Bo'i Kupang, Selasa (6/3/2018).
Menurutnya peran perempuan sangatlah besar dalam setiap aspek kehidupan dan sekaligus menjadi kekuatan utama untuk membangun suatu hal yang berdampak secara global.
"Perempuan itu punya kekuatan sendiri jadi jangan harapkan orang lain yang bantu tapi sebagai perempuan harus berjuang untuk membangun NTT melalui jalur politik. Selama ini perempuan berjuang melalui banyak jalur tapi jalur politik masih minim," ujarnya.
Baca: Waduh, Distanbun Manggarai Barat Belum Tangani Hama di Lembor Selatan
Ia juga mengatakan bahwa momen dialog publik kali ini merupakan momen refleksi sekaligus menyatukan tekad dan komitmen agar perempuan bisa berkiprah secara aktif membangun NTT melalui medan politik.
Selain itu menurutnya dialog publik kali ini merupakan bagian dari sosialisasi aktualisasi perempuan.
Ketua Pembina Lusia Adinda Lebu Raya pada kesempatan itu lebih banyak mengingatkan para perempuan yang tergabung dalam organisasi.
Baca: Latih Peternak Ayam, Dinas Peternakan Manggarai Siapkan 1.440 ekor Ayam Petelur
Menurutnya dalam sebuah organisasi haruslah memiliki menejemen yang bagus dan juga harus ada kegiatan rutin yang dilakukan dan tidak cuma saat hari-hari penting saja.
"Jangan adem-ayem saja kita bergerak dengan berbagai kegiatan yang membangun. Saat ini banyak organisasi yang muncul saat mau pilkada atau pemilu nah kita harus pertanyakan selama ini mereka di mana, apa yang mereka lakukan.
Dan untuk kita semua yang ada di sini para perempuan kita harus kompak untuk majukan NTT Kita," ujarnya.
Baca: Polair Polda NTT Perkuat Pengamanan Prosesi Laut Semana Santa Larantuka
Ia juga mengungkit kembali UU yang mengatur keterlibatan 30 persen perempuan dalam pemerintahan.