Dugaan Kekerasan Terhadap Nur Kahairunnisa DPP IKAPTK NTT Surati Plt Bupati Sabu Raijua

Kahairunisa adalah salah satu alumni dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), yang kini mengabdi sebagai ASN di Kabupaten Sabu Raijua.

Dugaan Kekerasan Terhadap Nur Kahairunnisa DPP IKAPTK NTT Surati Plt Bupati Sabu Raijua
Pos Kupang.Com/Soni Libing
Soni Libing, Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) NTT

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com Oby Lewanmeru

POS KUPANG.COM,KUPANG -- Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) NTT menyurati pelaksana tugas (Plt) Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke. Surat tersebut dilayangkan karena adanya dugaan tindakan kekerasan dan ancaman terhadap Nur Kahairunnisa.

Hal ini disampaikan Ketua DPP IKAPTK Provinsi NTT, Dr. Zeth Sony Libing,M.Si kepada Pos Kupang, Senin (26/2/2018).

Menurut Libing, surat yang dilayangkan pihaknya itu sebagai bentuk protes terhadap salah satu oknum ASN di Sabu Raijua atas nama, Vecky P. Puas Gay,S.E yang diduga melakukan tindakan kekerasan dan ancaman terhadap Nur Kahairunnisa, S.STP.

Baca: Ngeri! Ini 6 Pulau Paling Berbahaya di Dunia, Berani Berkunjung Dijamin Tersisa Nama

Kahairunisa adalah salah satu alumni dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), yang kini mengabdi sebagai ASN di Kabupaten Sabu Raijua. Nur Kahairunnisa adalah salah satu staf pada Dinas Kominfo Sabu Raijua.

Dalam surat yang diterima Pos Kupang, IKAPTK NTT menyampaikan beberapa hal, yakni, IKAPTK NTT prihatin dan menyatakan sikap menyayangkan serta mengutuk tindakan kekerasan dan ancaman yang dilakukan oleh oknum ASN pada Dinas Kominfo Sabu Raijua, Vecky Petra Puas Gay, S.E terhadap Kahairunnisa.

Perbuatan Gay itu melanggar hukum etika pemerintahan serta nilai-nilai kesopansantunan.

IKAPTK NTT juga meminta Plt. Bupati Sabu Raijua menindak tegas oknum ASN itu sesuai peraturan hukum yang berlaku.

Baca: Lomba Terbang di Alor Tetap Dilakukan Tapi Ini Proses Yang Harus Dilalui

"Kami juga mendukung proses hukum yang saat ini telah dilakukan," kata Libing.

Untuk diketahui, kasus dugaan tindakan kekerasan dan ancaman terhadap Nur Kahairunnisa,S.STP terjadi pada Sabtu (17/2/2018) sekitar pukul 14:20 Wita. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help