Betis Brendo Tertembus Peluru Oknum Polisi, Warga Kerumuni Pospol Noelbaki
Brendo diduga ditembak oknum anggota polisi dari Polres Kupang di pangkalan ojek Desa Dendeng (Cabang Tilong).
Penulis: Edy Hayong | Editor: Agustinus Sape
Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Edy Hayon
POS-KUPANG.COM | NOELBAKI - Anton de Pinto alias Brendo, warga RT 09/RW 03, Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, mendapat timah panas yang mengenai bagian kiri betisnya.
Brendo diduga ditembak oknum anggota polisi dari Polres Kupang di pangkalan ojek Desa Dendeng (Cabang Tilong).
Penyebab tertembaknya Brendo ini belum ada kejelasan.
Kapolres Kupang, AKBP Adjie Indra Suwarna yang turun langsung ke lokasi kejadian berjanji akan mengusut tuntas penyebab utama kejadian tersebut.
Baca: Mengagumkan! Baru Belajar Memotret, Hasil Foto Nenek 88 Tahun Ini Viral di Internet, Begini Aksinya
Informasi yang diperoleh Pos Kupang di Noelbaki, Senin (20/11/2017) pukul 20.30 Wita menyebutkan, kejadian tertembaknya Brendo sekitar pukul 17.00 Wita.
Penyebab utama kejadian ini pun masih simpang siur.
Menurut informasi yang berkembang bahwa sebelum kejadian itu salah seorang pemuda eks Timtim yang bermukim di sekitar terminal Noelbaki mengangkut penumpang ojek seorang wanita hendak menuju Desa Dendeng.
Saat tiba di pertigaan Tilong, diduga ada oknum pemuda yang mengusili penumpang wanita tersebut. Tukang ojek inipun menyampaikan secara baik-baik soal usilan pemuda yang mangkal di pangkalan ojek tersebut.
Baca: Tradisi Ritual Adat Minta Berkat Leluhur di Gunung Mandeu-Belu Punya Daya Tarik Wisata
Diduga karena tidak menerima baik reaksi tersebut, oknum pemuda menghakimi tukang ojek tersebut.
Tukang ojek kemudian kembali ke rumahnya di kawasan terminal dan menyampaikan apa yang dialaminya tersebut.
Kerabat tukang ojek sekitar puluhan pemuda mendatangi lokasi pangkalan ojek dengan maksud menanyakan perihal kejadian tersebut, namun oknum pemuda yang menghakimi tukang ojek sudah membubarkan diri.
Karena tidak menemukan para oknum pemuda, kerabat tukang ojek lantas merusaki pangkalan ojek yang ada.