PosKupang/

Muhadjir Nyatakan Sekolah Lima Hari untuk Pertemukan Anak dan Orangtua‎

Muhadjir menyampaikan hal ini ketika memberikan kuliah umum di Aula Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Kupang

Muhadjir Nyatakan Sekolah Lima Hari untuk Pertemukan Anak dan Orangtua‎
POS KUPANG/EGINIUS MO'A
Siswa SMAK Frateran (SMATER) Maumere melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) lima hari sekolah, Senin (24/7/2017). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Prof. Dr. Muhadjir ‎Effendi, MAP mengatakan, kebijakan sekolah lima hari bertujuan untuk selalu mempertemukan anak dan orang tua (ortu).

Selain itu, juga berkaitan dengan beban kerja guru.

Muhadjir menyampaikan hal ini ketika memberikan kuliah umum di Aula Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Kupang, Jumat (29/9‎/2017).

Menurut Muhadjir, kebijakan sekolah lima hari itu salah satu tujuannya untuk selalu mempertemukan anak-anak dengan ortu.

"Kebijakan ini karena ortu yang sibuk dengan pekerjaan maka harus ada  hari untuk anak berkumpul dengan ortu‎," kata Muhadjir. 

Dia menjelaskan, dengan sekolah lima hari itu dilakukan agar ada sinkronisasi kehidupan antara anak dan ortu.

Selama ini masih ada problem di bidang pendidikan, karena itu perlu ada waktu ekstra.

"‎Kebijakan itu dilakukan agar ada hari libur dalam satu minggu. Kita harapkan ada dua hari bisa dijadikan momen bagi keluarga," katanya.

‎Dia juga menyinggung soal UU No 74 tahun 2008 yang menyebutkan bahwa beban kerja guru yang minimal 24 jam dalam seminggu. Karena kondisi ini berpengaruh pada tunjangan profesi.

Halaman
12
Penulis: oby_lewanmeru
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help