Ternyata Embung Jebol di Desa Manleten itu Dikerjakan CV. Perdana

Proyek pembangunan embung-embung di Kabas Laran, Dusun Lamusu A, Desa Menleten, Kabupaten Belu yang jebol ternyata dibangun oleh CV. Perdana.

Ternyata Embung Jebol di Desa Manleten itu Dikerjakan CV. Perdana
POS KUPANG/EDY BAU
Inilah embung di Kabaslaran, Dusun Lamasi A, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur yang sudha jebol. Gambar diambil, Sabtu (18/3/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Proyek pembangunan embung-embung di Kabas Laran, Dusun Lamusu A, Desa Menleten, Kabupaten Belu yang jebol ternyata dibangun oleh CV. Perdana.

Pimpinan CV. Perdana, Sanusi yang dihubungi Pos Kupang, Senin (20/3/2017) membenarkan jika pihaknya yang mengerjakan embung tersebut.

Sanusi membantah jika jebolnya embung tersebut akibat buruknya kualitas pekerjaan alias kerja asal jadi. "Bukan karena kualitas pekerjaan tapi karena tanggul di bagian atas embung jebol sehingga airnya melimpah ke embung dan terkikis," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Petani sawah sekaligus pemilik lahan di Kabas Laran, Dusun Lamasi A, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur (Tastim), Kabupaten Belu, Alexander Taek merasa kecewa.

Dia kecewa lantaran embung yang baru selesai dibangun di atas lahannya sudah jebol. Padahal, embung tersebut baru selesai dikerjakan tiga bulan lalu.

Ketika ditemui Pos Kupang di embung tersebut, Sabtu (18/3/2017), Alex mengungkapkan betapa dirinya kecewa setelah mengetahui embung yang baru dibangun itu sudah jebol.

Sebagian lahannya yang diserahkan bersama petani lainnya dianggap sia-sia karena belum sempat menggunakan airnya, embung sudah rusak lagi.

Dia menduga, jebolnya embung itu bisa saja karena pemadatan tanah pada sisi yang jebol tidak dilakukan dengan baik. Hal ini menyebabkan seluruh alir yang masuk ke dalam embung, langsur keluar lagi ke dalam kali.*

Penulis: Frederikus Riyanto Bau
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help