PosKupang/

Pemilihan Gubernue NTT

Paket Frenly Paling Banyak Melanggar

Semua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT telah melakukan pelanggaran. Salah satu bentuk pelanggaran

Paket Frenly Paling Banyak Melanggar
POS KUPANG/EDY BAU
Baliho Paket Frenly yang terpasang di depan Gedung Sekretariat Golkar NTT, Jalan Frans Seda, Kota Kupang. Gambar diabadikan belum lama ini.
Laporan Wartawan Pos Kupang, Frans Krowi

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Semua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT telah melakukan pelanggaran. Salah satu bentuk pelanggaran yang dilakukan para calon, yaitu belum menurunkan baliho, spanduk dan atribut kampanye lainnya padahal sudah ditegur.

Dari hasil identifikasi Panwaslu Kota Kupang, pemasangan baliho, spanduk, umbul-umbul, poster dan stiker,  dilakukan oleh semua pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur NTT.

Namun atribut paling banyak adalah Paket Frenly (Frans Lebu Raya - Benny Litelnoni), disusul Paket Esthon-Paul, berikutnya Paket Tunas (Ibrahim Agustinus Medah - Melki Laka Lena), Paket CristAL (Christian Rotok - Paul Liyanto) dan yang paling sedikit adalah atribut Paket BKH-Nope (Beny Kabur Harman - Willem Nope).

Selain memantau pemasangan alat peraga kampanye, Panwaslu Kota Kupang juga menegur pengelola posko. Pada Jumat (8/2/2013), tim panwaslu menegur pengelola Posko Frenly di Jalan Herman Johannes, Kelurahan Lasiana dan menegur penjaga tambal ban di tempat itu.

Bahkan tim panswalu juga mendesak agar yang bersangkutan segera membongkar posko dan menurunkan baliho, spanduk, dan atribut kampanye lainnya yang terpasang di tempat itu.
Tim juga mendapati posko, baik itu kepunyaan Paket Esthon- Paul, CristAL maupun Frenly yang dalam keadaan kosong.

Sementara di Jalan Amabi, Kelurahan Oepura, Kota Kupang, tim panwaslu merekam sebuah mobil yang melintas di jalan tersebut, dimana kaca bagian belakanya terpasang stiker Pasangan Esthon-Paul.*

Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help