Pemilihan Gubernur NTT
Esthon: Tak Boleh Cederai Hubungan
Bakal calon gubernur (Bacagub) NTT dari Partai Gerindra, Ir. Esthon L Foenay, M.Si mengatakan, meski ia dan Drs. Frans Lebu Raya
"Tidak boleh mencederai hubungan. Tetap solid. Persahabatan harus tetap abadi. Kekal abadi," tegas Esthon, kepada wartawan usai ia bersama Frans Lebu Raya, menyerahkan bonus kepada atlet peraih medali di PON Riau, di Aula El Tari Kupang, Senin (24/9/2012).
Ditanya kapan ia menyampaikan secara resmi kepada Frans, Esthon mengatakan, akan dilakukan setelah Frans pulang dari Kabupaten Timor Tengah Sekatan (TTS). "Belum, beliau (Frans Lebu Raya, Red) masih ke TTS," ujarnya.
Seperti diberitkan, dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Gerindra NTT, Jumat (14/9/2012), Esthon direkomendasikan partai sebagai bakal calon Gubernur NTT periode 2013 - 2018.
Meski demikian, Esthon kepada wartawan Senin kemarin mengaku hingga saat ini Fren (Frans-Esthon) masih solid.
Esthon enggan berkomentar banyak ketika ditanya wartawan tentang pencalonan dirinya oleh partai untuk maju dalam pemilihan gubernur tahun depan.
Dengan alasan banyak tamu yang antre ingin bertemu dengannya, Esthon masuk ke ruang kerjanya tanpa banyak bicara. Beberapa wartawan mencoba masuk ke ruang kerjanya untuk wawancara, namun Esthon meminta keluar. Setelah berada di dalam ruang kerjanya, Esthon mengatakan, ia dan Frans Lebu Raya masih solid. "Fren tetap solid. Tetap sehati sesuara membangun NTT," kata Esthon, sambil tersenyum lebar dan pintu ruang kerjanya ditutup.
Pantauan Pos Kupang, Senin (24/9/2012) siang sekitar pukul 12.10 Wita, sebelum acara di Aula El Tari, Wagub Esthon menuju ruang kerja Gubernur Frans Lebu Raya agar keduanya bersama-sama menuju Aula El Tari.
Namun karena Gubernur Frans masih ada tamu, Wagub Esthon menunggu di ruang tunggu gubernur cukup lama. Sekitar 45 menit kemudian Gubernur Frans keluar dari ruangannya dan bersama Esthon berjalan berama menuju Aula El Tari. Keduanya tampak mesra dan bercakap -cakap.
Sikap mesra ini juga kembali ditunjukkan keduanya setelah acara di Aula El Tari. Usai foto bersama, Keduanya berpelukan sebelum Frans Lebu Raya berjalan ke ruang kerjanya untuk bersiap-siap menuju Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Sementara Esthon masih mengkuti foto bersama dan goyang bersama para atlet dan pelatih.
Mengenai adanya informasi bahwa Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto tidak merestui berpisahnya Fren, karena merujuk pada hasil pemilihan Gubernur DKI Jakarta yang dimenangkan duet Jokowi - Ahok (PDIP-Gerindra), Esthon enggan berkomentar. "Hahaha...nanti, nanti, nanti..nanti kemudian," sambil menutup pintu mobil dinasnya.
Sebelumnya, Esthon pernah berjanji untuk menyampaikan secara resmi kepada Frans perihal dia maju sebagai calon Gubernur NTT usai Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Gerindra beberapa waktu lalu tak kunjung dilakukan.
Frans Lebu Raya yang dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengaku tetap menunggu penyampaian resmi dari Esthon Foenay, namun saat itu masih terhambat lantaran Esthon harus ke Riau untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON).
"Pak Esthon masih ke Riau. Nanti beliau pulang baru ketemu," kata Frans Lebu Raya saat ditanyai wartawan beberapa waktu lalu. (roy)