Rabu, 10 Juni 2026

Guru Perlu Terus Dimotivasi

KUPANG, POS KUPANG.com--Motivasi dan dedikasi guru perlu terus dikembangkan agar tidak melupakan tugas dan tanggung jawabnya ketika berada di kelas. Motivasi dan dedikasi guru menjadi tanggung jawab kepala sekolah sebagai pemimpin.

Tayang:

KUPANG, POS KUPANG.com--Motivasi dan dedikasi guru perlu terus dikembangkan agar tidak melupakan tugas dan tanggung jawabnya ketika berada di kelas. Motivasi dan dedikasi guru  menjadi tanggung jawab kepala sekolah sebagai pemimpin.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Frans Lebu Raya, menyampaikan hal tersebut pada acara Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penguatan Kepemimpinan Pengawas dan Kepala Sekolah Propinsi NTT di Aula Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Propinsi NTT, Senin (18/10/2010).

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Pendidikan (PPPPTK) Seni Budaya Yogyakarta, Drs. Sardi,  Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (PPO) Propinsi NTT, Drs. Yos A Mamulak, Sekretaris Dinas PPO Propinsi NTT, Drs. Klemens Meba, Kepala LPMP Propinsi NTT, Drs. Ismail Kasim, para kepala sekolah dan pengawas dari Kota Kupang dan Kabupaten Rote Ndao.

Gubernur Lebu Raya mengatakan, kompetensi dan kualitas kepala sekolah dan pengawas selama ini terus dipertanyakan masyarakat. Untuk itu, kepala sekolah dan pengawas diberikan pendidikan dan pelatihan secara terus menerus tentang kepemimpinan agar mampu menata sekolahnya dengan baik dan mampu memotivasi para guru agar sadar akan tugas dan profesinya.

Menurut Lebu Raya, kepemimpinan seorang kepala sekolah bukan sebuah tugas (job), tetapi menyangkut seluruh sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

"Bagaimana kalau kepala sekolah setiap hari kerjanya hanya panggil guru anjing, babi, kuda, kerbau dan makian lainya? Di depan, dong (mereka--Red) ia pak, tapi pulang ke belakang dong bilang, bu (panggilan untuk laki-laki--Red), sama sa," kata Lebu Raya disambut tawa para kepala sekolah.

Menurutnya, kepemimpinan sangat penting bagi kepala sekolah karena ia harus memberikan teladan dan senantiasa memotivasi para guru untuk tahu tugas dan tanggung jawabnya.

Ia mengatakan, kompetensi guru bisa diajarkan melalui diklat dan sebagainya, tetapi motivasi dan dedikasi harus terus dikembangkan dari hari ke hari. Ada empat prinsip kepemimpinan dan bukan syarat menjadi pemimpin, yakni pertama, kenal diri. Di sini pemimpin harus mengenal kelemahan dan kelebihannya dan tahu nilai-nilai kehidupan.

Kedua, inteligenitas (kecerdasan), dimana pemimpin tidak saja pintar tetapi harus cerdas. Ketiga, cinta kasih; dan keempat, heroisme (kepahlawanan), di mana guru memberikan semangat dan teladan.

Karena, kata Lebu Raya, saat ini secanggih apa pun teknologi, tidak akan tergantikan oleh peran guru. Karena itu guru perlu terus didorong agar memiliki semangat dan dedikasi dalam menjalankan tugas dan fungsinya.


Kepala LPMP Propinsi NTT, Drs. Ismail Kasim, mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 245 orang kepala sekolah dan pengawas dari Kabupaten Rote Ndao dan Kota Kupang.

Kepala PPPPTK Seni Budaya Jogyakarata, Drs. Sardi, mengatakan, kepala sekolah yang memiliki manajemen kepemimpinan yang baik akan membawa kebaikan juga pada sekolahnya. (nia)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved