Berita Nasional
Isu Stok BBM Indonesia Sisa 20 Hari Imbas Perang Iran vs AS dan Israel, Ini Penjelasan Bahlil
Perang di Timur Tengah antara Israel dan AS melawan Iran menyebab ekonimi dunia terancam ambruk
Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
Ringkasan Berita:
- Bahlil mengatakan, sejak dulu, kapasitas storage penampungan minyak di Indonesia memang hanya 25 hari saja. Namun,
- Bahlil memastikan kepemilikan minyak di Indonesia aman, sehingga masyarakat tidak perlu panic buying.
POS KUPANG.COM -- Perang di Timur Tengah antara Israel dan AS melawan Iran menyebab ekonimi dunia terancam ambruk.
Pihak Iran sudah menyatakan menutup selata Hormus , hal ini juga mengancam ketersedian semua jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam
Dia Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan klarifikasi terkait pernyataannya mengenai stok BBM tersisa 20 hari imbas Selat Hormuz ditutup karena perang Iran versus Israel dan Amerika Serikat.
Bahlil mengatakan, sejak dulu, kapasitas storage penampungan minyak di Indonesia memang hanya 25 hari saja. Namun, Bahlil memastikan kepemilikan minyak di Indonesia aman, sehingga masyarakat tidak perlu panic buying.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok dan Distribusi BBM Aman di Wilayah Jatimbalinus
"Kemampuan storage tempat penampung minyak kita sejak dahulu kala memang kapasitas tampungnya itu hanya 25 hari. Jadi tempat storage-nya itu hanya 25 hari.
Dari dulu ini, bukan baru sekarang, dari dulu," ujar Bahlil saat ditemui di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Jumat (6/3/2026) malam.
"Nah, standar minimal ketersediaan kita itu untuk standar nasional minimal harus di atas 20 hari. Sekarang minyak kita 23 hari.
Jadi itu artinya bahwa standar kepemilikan kita, minyak kita itu aman. Jadi enggak perlu ada panic (buying), enggak perlu. Supply lancar," sambungnya.
Lahan Pertanian 40.000 Hektare Terdampak Bencana Artikel Kompas.id Bahlil mengatakan, yang Indonesia ambil dari Timur Tengah adalah minyak mentah, bukan minyak jadi. Dia mengakui bahwa minyak mentah yang diambil Indonesia dari Timur Tengah mencapai 20-25 persen.
Akan tetapi, kata Bahlil, Indonesia sudah mendapatkan pengganti. "Kami dengan Pertamina sudah switch dari Middle East kita ambil di Amerika, kemudian dari Nigeria, dan dari Brasil. Jadi tidak perlu ada panic buying," tegas Bahlil.
Baca juga: Opini: Menyoal Penyaluran BBM Bersubsidi di Nusa Tenggara Timur
Lalu, untuk solar, Bahlil menyebut Indonesia sudah memproduksi full dalam negeri. Dengan demikian, stok BBM sisa 20 hari bukan berarti hanya tersisa untuk 20 hari.
Bahlil menyebut Indonesia memproduksi BBM terus, walau kapasitas penyimpanannya hanya untuk 25 hari.
"Bensin ini tidak kita impor dari Middle East, tidak juga kita impor dari Amerika atau dari Afrika. Impor bensin kita itu dari Singapura sama Malaysia, dan sebagian kita bangun industri kilang kita dalam negeri," jelasnya.
"Jadi insya Allah, sekalipun terjadi peperangan di Timur Tengah, kondisi kita aman. Sekali lagi saya katakan aman. Jadi enggak perlu, jangan dengar ada provokasi-provokasi atau misinformasi yang keliru. Insya Allah aman.
Pemerintah akan hadir bersama dengan rakyat jadi enggak perlu ada rasa suasana kebatinan yang tidak pas," imbuh Bahlil . (Kompas.com/*)
| Efisiensi Anggaran Berdampak Luas,Potensi Pemangkasan Gaji ke-13 ASN hingga Moratorium CPNS 2026 |
|
|---|
| Purbaya Tepis Isu APBN Tersisa Cuma untuk 2 Minggu,Tegaskan Defisit Terjaga & Sudah Siapkan Mitigasi |
|
|---|
| Kabar Gembira, Pemerintah Umumkan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Sampai Akhir Tahun 2026 |
|
|---|
| Siap-Siap Liburan Lagi! Cek Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 5 Hari di Bulan April 2026 |
|
|---|
| Rencanakan Liburan Bersama Keluarga, Cek Tanggal Berapa Hari Raya Idul Adha 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ketua-Umum-Partai-Golkar-Bahlil-Lahadalia-saat-ditemui-di-kantor-DPP-Golkar.jpg)