Breaking News
Rabu, 10 Juni 2026

Sumba Timur Terkini

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, PT MSM Gelar Apel Kesiapsiagaan

Saat ini, pihaknya memiliki dua unit mobil pemadam kebakaran yang dapat digunakan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/IRFAN BUDIMAN
SIMULASI KEBAKARAN - Jajaran manajemen PT MSM pose bersama tim pemadam kebakaran MSM, BPBD Kabupaten Sumba Timur, Polres Sumba Timur, Yonif TP 876/Palatana, vendor tebang tebu, tokoh masyarakat dan kepala desa di wilayah perkebunan MSM usai simulasi kebakaran, Selasa (9/6/2026). 

Oktavianus juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Hal itu dapat dilakukan dengan menghentikan praktik membuka lahan dengan cara membakar dan beralih pada metode membersihkan serta mengumpulkan sisa vegetasi sabana.

“Membakar itu berisiko terhadap lahan itu sendiri dan terhadap masyarakat dan bisa memicu kebakaran yang lebih luas,” ujarnya.

Kepala Desa Patawang, Iman Soleman dalam kesempatan itu menyoroti kebiasaan sebagian masyarakat yang masih membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, praktik tersebut sangat berisiko.

Dengan apel kesiapsiagaan dan pencegahan karhutla tersebut, ia berharap pihak-pihak yang hadir dapat membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Sementara itu, perwakilan Polres Sumba Timur, Kanit Tindak Pidana Tertentu Benyamin Amalo yang membidangi karhutla, menyampaikan apresiasi atas langkah pencegahan dan apel kesiapsiagaan tersebut.

“Kami mengapresiasi upaya pencegahan terhadap potensi bencana kebakaran akibat cuaca yang cukup ekstrem,” ujarnya.

Ia mengatakan, tindakan masyarakat membuka lahan dengan cara membakar perlu terus disosialisasikan. Perilaku tersebut memiliki konsekuensi hukum.

“Tindakan yang dilakukan ada konsekuensi hukumnya. Apalagi dampaknya sampai pada kerugian material, mengakibatkan luka dan sampai pada kematian dengan ancaman cukup tinggi sampai 25 tahun penjara,” katanya.

Sementara itu, dari Yonif TP 876/Palatana, Kapten Inf. Risma Arif mengatakan ke depan langkah pencegahan kebakaran seperti ini perlu dilakukan secara rutin dan menjadi agenda tahunan.

Menurutnya, kesiapsiagaan merupakan hal yang wajib dilakukan MSM sebelum melaksanakan panen tebu dalam skala besar.

Yonif TP 876/Palatana, kata dia, siap ikut memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran.

Saat ini, pihaknya memiliki dua unit mobil pemadam kebakaran yang dapat digunakan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.

“Untuk Yonif TP 876 Palatana saat ini mempunyai dua truk kebakaran yang siap melakukan perbantuan apabila terjadi hal di luar kendali MSM dan di masyarakat sekitar,” ujarnya.

Simulasi Kebakaran

Diketahui, dalam kegiatan ini MSM melakukan simulasi penanggulangan titik api sekaligus mendemonstrasikan kesiapan infrastruktur pemadaman, mulai dari mobil tangki air, pompa pemadam portabel, hingga peralatan pelindung diri (APD) kru di lapangan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved