Satu Keluarga Tewas Terbakar
Tian dan Gio, Anak Korban Kebakaran di Sumba Timur Mau Jadi Guru dan Tentara
Sementara itu, adik dari Tian, Gio, yang kini masih duduk di kelas 5 SD, mengungkapkan bahwa ia bercita-cita menjadi seorang guru.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Tian dan Gio, anak dari Kristanto Huruday dan istrinya EL, korban kebakaran kios di Sumba Timur, NTT bercita-cita menjadi tentara dan guru.
Diwawancarai POS-KUPANG.COM, Senin (8/6/2026) sore, Tian yang saat ini duduk di kelas 1 SMP mengatakan bahwa ia ingin menjadi tentara di masa depan.
"Mau jadi tentara," katanya dengan penuh keyakinan.
Ditanya mengapa ingin menjadi tentara, ia mengatakan, dirinya ingin membanggakan kedua orang tuanya yang telah meninggal akibat kebakaran kios milik mereka pada Kamis (4/6/2026).
Baca juga: BREAKING NEWS: Satu Keluarga Tewas Terbakar di Kanatang Sumba Timur
"Saya mau membanggakan bapa dan mama," lanjutnya sambil tertunduk dan mata berkaca-kaca.
Ia mengaku, orang tuanya yang telah berpulang itu, sudah mengetahui cita-citanya jadi seorang prajurit.
"Mama sudah tahu, mereka dukung," ujarnya.
Kini ia bertekad untuk mempersiapkan diri agar cita-citanya itu tercapai.
Sementara itu, adik dari Tian, Gio, yang kini masih duduk di kelas 5 SD, mengungkapkan bahwa ia bercita-cita menjadi seorang guru.
"Jadi guru," ujarnya singkat.
Ia menyebutkan alasannya ingin menjadi guru untuk membagikan ilmu kepada anak-anak di Sumba Timur.
Untuk meraih cita-citanya itu, ia pun akan terus semangat belajar di sekolah.
Setelah ditinggal kedua orang tua, kini keduanya menjadi anak yatim piatu.
Keduanya mengaku masih mengingat kenangan bersama ayah dan ibu mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Dua-anak-dari-korban-yang-tewas-kebakaran-di-Temu-Sumba-Timur.jpg)