Kebakaran di Sumba Timur
Pasutri, Anak dan Keponakan Tewas dalam Kebakaran Kios di Kanatang Sumba Timur
Beberapa tahun terakhir, korban KH dan EL mengais rezeki di situ. Keduanya menjual sayur dan bahan bakar minyak (BBM) eceran.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Sepasang suami istri berinisial KH (33) dan EL (30), anaknya SNN (9) dan keponakan AWPT (2) menjadi korban kios terbakar di Kelurahan Temu, Kanatang, Kabupaten Sumba Timur pada Kamis (4/6/2026).
Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 wita.
Beberapa tahun terakhir, korban KH dan EL mengais rezeki di situ. Keduanya menjual sayur dan bahan bakar minyak (BBM) eceran.
Fendi, seorang pelanggan BBM eceran di kios tersebut mengenang kedua korban orang yang baik.
"Saya biasa beli bensin di sini. Sering melihat mereka kalau bolak-balik di sini. Mereka baik," kata Fendi.
"Kalau habis bensin dan tidak bawa uang isi dulu, nanti baru bayar," lanjutnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Hanguskan Bangunan Kios di Kanatang Sumba Timur, 4 Orang Meninggal Dunia
Disaksikan POS-KUPANG.COM, ratusan warga mulai berdatangan untuk melihat lokasi peristiwa tersebut.
Sejumlah warga lainnya menuju rumah korban dan memberikan ucapan belasungkawa kepada keluarga dan kedua anak korban.
Salah satu warga, Tari, mengaku kaget saat melihat langsung kebakaran tersebut. Sebabnya api sudah membesar.
Ia melihat warga lainnya mencoba memadamkan api dengan air, namun usaha itu tidak berhasil.
Api tetap membakar dinding kios yang terbuat dari kayu dan gedek tersebut.
Setelah api berhasil dipadamkan, warga baru mengetahui pasti bahwa korban KH dan EL ada di dalam kios yang terbakar itu.
"Kios ini rata (terbakar) baru kita tahu ada orang di dalam," katanya. (dim)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Sebuah-kios-terbakar-di-Kelurahan-Temu-Kecamatan-Kanatang-Sumba-Timur.jpg)