Jumat, 22 Mei 2026

Ende Terkini 

Program TMMD ke-128 di Fataatu Timur Ende Berakhir, Kasrem Sebut Akan Ada Kelanjutan 

Usai melaksanakan apel penutupan, rombongan bergerak menuju titik nol atau lokasi tugu TMMD ke-128 di Desa Fataatu Timur.

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/ALBERT AQUINALDO
JALAN BARU - Akses jalan dari Desa Fataatu Timur menuju Desa Aelipo di Kecamatan Wewaria yang baru saja dibuka dan sudah digunakan oleh masyarakat dan Satgas TMMD. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, ENDE - Program TMMD ke-128 tahun 2026 dengan fokus utama pekerjaan pembangunan jalan sepanjang 3 kilometer dari Desa Fataatu Timur menuju Desa Aelipo di Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende telah berakhir.

Kegiatan itu diakhiri dengan apel penutupan TMMD ke-128 bertempat di halaman SMP Negeri Detunggali yang dipimpin langsung oleh Kasrem 161/WS, Kolonel Inf Albertus Yostina David Alam,Kamis (21/5/2026).

Apel penutupan TMMD ke-128 itu juga diikuti oleh Kolenel Inf Pedro Suarez Sarmento Kasi Teritorial Korem 161/ WS, Dandim Ende, Letnan Kolonel (Letkol) Inf Dwi Harry Wibowo, S.E., M.M., Plh Sekda Ende, Gabriel Dala, Camat Wewaria, para kepala desa dan masyarakat setempat serta pelajar SMP dan SD di wilayah itu.

Kolonel Inf Albertus Yostina David Alam menyampaikan pesan kepada masyarakat Desa Fataatu Timur dan Desa Aelipo agar menjaga apa yang sudah dikerjakan oleh TNI AD melalui program TMMD.

Baca juga: Satgas TMMD ke-128 Bersama Warga Kebut Pembangunan MCK di Wewaria Kabupaten Ende

"Untuk masyarakat disini, kami dari TNI mempunyai beberapa harapan, kami mohon supaya apa yang sudah dibangun disini tolong dijaga, dipelihara sehingga bisa bermanfaat dalam jangka waktu yang lama, harapan kedua kami, sinergi dan kerjasama yang sudah terjalin selama proses TMMD ini terus dipelihara," ujar Kolonel Inf Albertus Yostina.

Ia juga menegaskan, tidak menutup kemungkinan kedepan TNI AD melanjutkan pembangunan peningkatan jalan sambil menunggu koordinasi lanjutan antara Kodim 1602 dan Pemda Ende.

"Mungkin masih ada yang diperlukan disini bisa TNI kerjakan, akan kita bantu, kita dukung, tapi tentu saja sesuai dengan mekanisme yang berlaku seperti penentuan sasaran, penentuan titik TMMD itu ada mekanismenya," tegasnya.

Meski demikian, Ia mengatakan tetap menyerap aspirasi dari masyarakat setempat terkait apa saja yang masih dibutuhkan di wilayah itu.

"TNI selalu berusaha hadirun untuk merefleksikan kehadiran negara di daerah terpencil untuk membantu kesulitan-kesulitan masyarakat," ujarnya.

Plh Sekda Ende, Gabriel Dala yang juga hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Ende menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Panglima TNI yang telah membantu masyarakat Desa Fataatu Timur dan Desa Aelipo di Kecamatan Wewaria.

"Ini adalah dukungan terbesar kepadamu masyarakat kami yang selama ini terisolir antara desa dan kecamatan, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Panglima TNI, untuk terus berkolaborasi dengan Pemda Ende," pungkas Gebi Dala.

Usai melaksanakan apel penutupan, rombongan bergerak menuju titik nol atau lokasi tugu TMMD ke-128 di Desa Fataatu Timur.

Sayangnya, kendaraan roda empat yang digunakan rombongan tidak kuat menanjak di salah satu tanjakan di ruas jalan yang baru saja dibuka akibat licin.

Sehari sebelumnya, hujan mengguyur wilayah Kabupaten Ende termasuk Desa Fataatu Timur sehingga menyebabkan akses jalan sepanjang 3 kilometer yang baru saja dibuka dan masih dalam kondisi bertanah menjadi licin. (Bet)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved