Senin, 18 Mei 2026

Kota Kupang Terkini

Pemuda Katolik Kota Kupang dan Senat Mahasiswa STIPAS KAK Gelar Talk Show Moderasi Beragama

Kegiatan tersebut dihadiri oleh mahasiswa, organisasi kepemudaan, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat.

Tayang:
Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO-PK KOTA KUPANG
Foto bersama pemateri Talk Show moderasi beragama bertema yang digelar Pemuda Katolik Kota Kupang dan STIPAS KAK pada Sabtu (16/5/2026). 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Kupang bekerja sama dengan Senat Mahasiswa STIPAS Keuskupan Agung Kupang menyelenggarakan kegiatan Talk Show Moderasi bertema “Merawat Moderasi Beragama, Menguatkan Wawasan Kebangsaan”.

Kegiatan yang berlangsung di Aula St. Petrus STIPAS Keuskupan Agung Kupang pada Sabtu (16/5/2026) itu menghadirkan tiga narasumber, yakni Dr. Florens Maxi Un Bria mewakili perspektif Katolik, Pdt. Melky Joni Ulu dari kalangan Protestan, serta Dr. Syarifuddin Darajad yang membawakan perspektif Islam mengenai pentingnya moderasi beragama dan penguatan wawasan kebangsaan di tengah masyarakat majemuk.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh mahasiswa, organisasi kepemudaan, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat.

Baca juga: Pemuda Katolik Komcab Kota Kupang Kunjungi Anak-Anak Panti Asuhan Attin

Ketua Pemuda Katolik Komcab Kota Kupang Valentinus K. Masan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan talk show tersebut menjadi ruang edukasi sekaligus refleksi bersama bagi generasi muda agar mampu menjadi pelopor perdamaian dan penjaga harmoni sosial di tengah keberagaman.

Menurutnya, moderasi beragama bukan hanya sebatas wacana, tetapi harus diwujudkan dalam sikap hidup sehari-hari yang menghargai perbedaan, menjunjung tinggi toleransi, serta membangun semangat persaudaraan antarumat beragama.

Valentinus menegaskan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan sosial yang berkembang saat ini, termasuk penyebaran informasi yang dapat memicu perpecahan dan intoleransi.

Karena itu, melalui kegiatan dialog lintas agama seperti ini, kaum muda diharapkan semakin terbuka dalam membangun komunikasi, memperkuat rasa kebangsaan, dan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pastor Moderator Pemuda Katolik Komda NTT  RD. Jefri Bonlai menyampaikan bahwa moderasi beragama menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang damai dan harmonis, terutama di tengah perkembangan zaman yang menghadirkan berbagai tantangan, termasuk maraknya penyebaran informasi yang dapat memicu konflik dan perpecahan. 

Karena itu, ruang-ruang dialog seperti talk show moderasi ini dinilai sangat penting untuk membangun kesadaran bersama bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk saling menjauh, melainkan kekuatan untuk mempererat persaudaraan.

Lebih lanjut RD. Jefri mengatakan bahwa generasi muda harus tampil sebagai agen perdamaian yang mampu menghadirkan kesejukan di tengah masyarakat melalui sikap terbuka, toleran, dan penuh kasih terhadap sesama tanpa memandang latar belakang agama maupun golongan.

Sementara itu Sekretariat Daerah (Setda) Kota Kupang Jeffry Edward Pelt, S.H menyampaikan apresiasi kepada Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Kupang bersama Senat Mahasiswa STIPAS Keuskupan Agung Kupang yang telah menginisiasi kegiatan talk show moderasi beragama sebagai ruang dialog yang mempertemukan berbagai unsur agama, mahasiswa, dan generasi muda dalam semangat persaudaraan dan kebangsaan.

"Kegiatan seperti ini sangat penting dan relevan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk, karena mampu membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga toleransi, memperkuat persatuan, serta merawat keharmonisan sosial di tengah perbedaan," ungkap Sekda.

Dia menyampaikan kegiatan kolaborasi antara organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, pemerintah, dan tokoh agama dapat terus dibangun secara berkelanjutan demi menciptakan Kota Kupang yang aman, harmonis, dan penuh semangat toleransi. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved