Kabupaten Kupang Terkini
Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Bupati Kupang Tekankan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas
Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Bupati Kupang Tekankan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas
Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Alexandro Novaliano Demon Paku
POS-KUPANG. COM, OELAMASI - Bupati Kupang, Yosef Lede menekankan pentingya Pendidikan inklusif dan berkualitas.
Penekanan itu disampaikan Bupati Kupang saat memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 ( Hardiknas 2026 ) di Lapangan Sepak Bola Batakte, Kelurahan Batakte, Kecamatan Kupang Barat, Sabtu (2/5/2026).
Momentum ini dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Kupang untuk menegaskan komitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.
Dalam amanatnya, Yosef Lede mengatakan Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum refleksi untuk menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional.
“Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang, untuk memanusiakan manusia serta menumbuhkembangkan potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia,” ujar Yosef.
Baca juga: Bupati SBD Ratu Wulla Lantik 80 Pejabat Eselon III dan IV di Momen Hardiknas 2026
Ia menegaskan, pendidikan nasional berlandaskan pemikiran Ki Hajar Dewantara melalui sistem among yakni asah, asih, dan asuh.
Menurutnya, konsep tersebut tetap relevan dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat.
Yosef menjelaskan, pendidikan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk karakter, dan membangun peradaban yang bermartabat sebagaimana amanat UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Menurut dia, sektor pendidikan juga menjadi bagian penting dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh.
Karena itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah saat ini mendorong implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Dalam mendukung program tersebut, kata Yosef, pemerintah fokus pada lima kebijakan strategis, yakni pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan literasi, numerasi, STEM, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Baca juga: Hardiknas 2026, PGRI Belu Dorong Reformasi Layanan Guru dan Penguatan Kolaborasi Pendidikan
Ia menambahkan, akses pendidikan harus dapat dirasakan semua lapisan masyarakat, termasuk anak berkebutuhan khusus melalui sekolah terbuka, pendidikan jarak jauh, dan layanan pendidikan khusus.
“Keberhasilan kebijakan pendidikan sangat ditentukan oleh tiga hal utama, yakni mindset yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus,” katanya.
Bupati Kupang juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan para pemangku kepentingan untuk berkolaborasi membangun pendidikan bermutu di Kabupaten Kupang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Bupati-Kupang-Yosef-Lede-saat-Pimpin-Upacara-Hardiknas-2026.jpg)