TTS Terkini
Badan Pengurus PBVSI Kabupaten TTS Periode 2025-2029 Resmi Dikukuhkan
Pengukuhan ditandai dengan penyerahan bendera PBVSI oleh Ketua PBVSI NTT, Winston Rondo kepada Ketua terlantik Roy Babys
"Saya perlu sampaikan di awal yaitu pengurus yang baru dilantik diharapkan untuk selalu bersinergi dan kekompakan itu dapat dijaga karena saya lihat pengurus yang ada ini semua orang-orang hebat dan dibutuhkan oleh masyarakat Timur Tengah Selatan," tegas Bupati TTS sekaligus Ketua KONI TTS.
Menurutnya TTS sudah memiliki tiket masuk ke PON 2028 pada cabang olahraga voli. Sehingga usai pengukuhan para pengurus dapat mempersiapkan para atlet untuk event nasional ini.
Baca juga: PBVSI NTT Gelar Ben Mboi Memorial Cup I, Panitia Pastikan Dipimpin Wasit Daerah dan Nasional
Selain itu, Ketua KONI TTS juga menekankan agar pembinaan atlet dilakuan sejak dini, sehingga ketika usia remaja, pemahaman tentang bola voli, mental dan kesiapan fisik telah terbentuk.
Selain itu, Eduard juga tak lupa menekankan pentingnya regenerasi wasit dan mendukung pelatihan bagi para perangkat pertandingan voli di TTS.
Ketua PBVSI TTS yang secara resmi dilantik, Roy Babys menyampaikan bahwa kepengurusan PBVSI TTS berasal dari berbagai latar belakang dan disatukan oleh kecintaan terhadap bola voli.
Ketua Umum yang sudah tiga kali dipercayakan memimpin PBVSI ini mengajak semua badan pengurus dan atlet voli untuk bahu membahu terus menjaga reputasi baik yang diberikan kepada tim voli TTS.
"Semua pengurus berasal dari latar belakang yang berbeda, tetapi Puji Tuhan kita tidak lihat dia dari mana, tetapi ketika kita semua punya tujuan yang sama untuk angkat TTS khusus di bidang olahraga voli maka pasti kita akan bersatu. Hal tersebut dibuktikan dengan predikat yang sangat berat sebagai raja voli NTT itu bukan sekedar hanya juara tetapi Ini tantangan besar. Jadi jaga baik-baik karena jaga ini lebih susah daripada kita rebut," tegasnya.
Ia mendorong para atlet terus berlatih. Roy juga memohon kerjasama seluruh pihak, bahwa akan ada dinamika perjalanan PBVSI, namun badan pengurus harus selalu seiring sejalan tanpa membedakan latar belakang.
"Jadi mohon kerjasama dan dukungan kalau sesekali ada suara yang agak tinggi kita sudah sepakat bahwa di PBVI, kita duduk sama rendah berdiri sama tinggi. Sehingga mari kita berkolaborasi mendorong anak adik kita dalam olahraga voli," tegas Roy.
Ia juga menekankan bahwa kehadiran PBVSI tidak hanya menjadi persatuan olahraga semata, namun hadir sebagai komunitas yang juga memikirkan masa depan para atletnya. Bahwa keberlanjutan jaminan masa depan bagi atlet harus juga sangatlah penting.
Baca juga: Ini Pesan Ketum Pengprov PBVSI NTT Winston Rondo Kepada Para Wasit Daerah yang Telah Ikut Pelatihan
"PBVSI harus jadi organisasi yang tidak hanya ingin atletnya berprestasi tetapi bagaimana dengan kehadiran organisasi bisa mempermudah mereka untuk akses sampai dengan pekerjaan dan ketersediaan jaminan di hari tua. itu harapan. Prestasi akan termakan oleh usia tetapi dengan pekerjaan dan jaminan masa depan itu menjadi pegangan seumur hidup," tegasnya.
Ia mengatakan sangat terharu atas kolaborasi dan kerjasama yang baik dan seluruh teman pengurusan untuk bisa mengangkat harkat dan martabat semua anak-anak khususnya atlet voli yang ada di TTS.
"Kami juga menyampaikan terima kasih banyak bapak bupati setiap tahunnya lewat dukungan pemerintah daerah lewat APBD kami dikucurkan anggaran yang cukup besar. Kami berharap bahwa hal ini akan terus berkelanjutan," jelasnya.
Pengukuhan hari ini juga sekaligus menjadi momen syukuran atas hasil kejuaraan turnamen Ben Boi Memorial Cup Tahun 2025. Para atlet yang ambil bagian diberikan sertifikat oleh PBVSI sebagai salah satu komitmen PBVSI mendorong para atlet terus berprestasi dan meningkatkan diri. (any)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pelantikan-pengurus-Bola-Voli-Kabupaten-Timor-Tengah-Selatan.jpg)