Selasa, 5 Mei 2026

Sikka Terkini

Guru SMP di Kangae Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kamar

Nasib naas dialami YA (34) yang berprofesi sebagai guru di salah satu SMP di Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, ditemukan meninggal dunia (MD).

Tayang: | Diperbarui:
POS-KUPANG.COM/POS-KUPANG.COM/HO-POLRES SIKKA
OLAH TKP- YA (34) yang berprofesi sebagai guru di salah satu SMP di Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, NTT meninggal dunia diduga karena mengakhiri hidupnya. 

Ringkasan Berita:
  • Nasib naas dialami YA (34) yang berprofesi sebagai guru di salah satu SMP di Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, ditemukan meninggal dunia (MD) di dalam rumahnya. 
  • Hasil olah TKP Polres Sikka, menyebutkan, YA diduga mengakhiri hidupnya.
  • Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno melalui Kasie Humas Polres Sikka, Ipda Leo Tunga, dikonfirmasi Pos Kupang, Senin (13/4), menjelaskan, korban ditemukan pertama kali oleh kaka iparnya dan kaka kandungnya di dalam kamar dalam keadaan tergantung.
 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Weliamto

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Nasib naas dialami YA (34) yang berprofesi sebagai guru di salah satu SMP di Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, ditemukan meninggal dunia (MD) di dalam rumahnya. Hasil olah TKP Polres Sikka, menyebutkan, YA diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno melalui Kasie Humas Polres Sikka, Ipda Leo Tunga, dikonfirmasi Pos Kupang, Senin (13/4), menjelaskan, korban ditemukan pertama kali oleh kaka iparnya dan kaka kandungnya di dalam kamar dalam keadaan tergantung.

Berdasarkan keterangan dari keluarga kepada Polisi menyebutkan bahwa YA  diketahui baru pulang dari Kupang dan tiba di Bandara Frans Seda Maumere pada Minggu (12/4/2026) sore. 

Sebelumnya, keluarga sudah berkomunikasi dengan YA bahwa mereka akan menjemput YA di Bandara Frans Seda Maumere. Namun, saat keluarga sampai di bandara Frans Seda, mereka tidak bertemu dengan YA.

"Kemudian saksi sempat ditelpon oleh Korban YA. Korban mengatakan, kamu kesini sudah saya sudah dirumah sini di Watuliwung. Mendengar informasi dari YA tersebut kemudian kakak ipar dan kakak kandung YA kembali menuju kerumah korban di watuliwung, " jelasnya Leo.

Namun sesampai dirumah YA, kakak Ipar dan kaka kandung YA memanggilnya tapi tidak ada suara atau jawaban dari dalam rumah. Kemudian mereka masuk kedalam rumah dan membuka pintu kamar korban.

Waktu pintu terbuka, mereka melihat korban sudah tergantung didalam kamar dengan menggunakan seutas tali. 

Baca juga: Guru di Kangae Sikka yang Meninggal Dunia di Kamarnya Rencana Menikah Bulan Depan

Kaget melihat korban tergantung, keduanya berusaha memegang dan mengangkat kaki korban dan mencari parang untuk memotong tali karena kaki dan badan korban masih terasa hangat. Dari dahi dan kepala korban juga mengeluarkan keringat.

Mereka kemudian menurunkan korban dan berteriak minta tolong di tetangga. Lalu kemudian meraba denyut nadi di tangan korban dan masih terasa denyut nadinya bergerak.

Selanjutnya, keluarga membawa korban keluar rumah dan mencari kendaraan pikap dan berusaha membawa korban ke Rumah Sakit TC Hillers Maumere untuk mendapat pertolongan. 

Sesampai di ruangan IGD Rumah Sakit TC Hillers Maumere dan setelah dilakukan upaya pertolongan dan pemeriksaan oleh dokter jaga, disampaikan bahwa korban telah meninggal dunia. 

YA adalah guru P3K di salah satu SMP di Kecamatan Kangae dan tinggal sendiri dirumahnya. Sedangkan ibu korban sering sakit-sakitan sehingga tinggal bersama kakak kandung korban. 

Leo menyebut, keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan Outopsi dan Visum luar. Selanjutnya keluarga YA membuat pernyataaan Penolakan Pemeriksasan Otopsi. Saat ini korban YA di semayamkan di rumah duka di desa watuliwung. (awk) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved