Rabu, 20 Mei 2026

NTT Terkini

Menuju PON 2028, SKO NTT Perkuat Pembinaan Atlet Melalui Sport Science

Pekan Olahraga Nasional 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi momentum penting bagi dunia olahraga.

Tayang:
POSKUPANG.COM/ONONG BORO
PERSIAPAN - Pekan Olahraga Nasional 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat menjadi momentum penting bagi dunia olahraga di daerah. Menyambut event nasional tersebut, Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Flobamorata NTT mulai melakukan berbagai persiapan serius, terutama dalam pembinaan atlet muda. 

Ringkasan Berita:
  • Pekan Olahraga Nasional 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi momentum penting bagi dunia olahraga 
  • Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Flobamorata NTT mulai melakukan berbagai persiapan serius, terutama dalam pembinaan atlet muda
  • Kepala SKO Flobamorata NTT, Hironimus Pati, S.Pd., M.M., mengatakan pihaknya langsung bergerak menyesuaikan program pembinaan atlet sejak NTT

 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eugenius Suba Boro

 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pekan Olahraga Nasional 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi momentum penting bagi dunia olahraga di daerah. 

Menyambut event nasional tersebut, Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Flobamorata NTT mulai melakukan berbagai persiapan serius, terutama dalam pembinaan atlet muda.

Kepala SKO Flobamorata NTT, Hironimus Pati, S.Pd., M.M., mengatakan pihaknya langsung bergerak menyesuaikan program pembinaan atlet sejak NTT ditetapkan sebagai salah satu tuan rumah PON 2028.

“Ketika gong penetapan tuan rumah PON 2028 ditabuh, kami sebagai pegiat olahraga harus adaptif dan bergerak cepat menyesuaikan program pembinaan. Kami melakukan reformasi manajemen olahraga di SKO agar siap menghadapi event besar ini,” ujar Hironimus saat diwawancarai di SKO NTT, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membentuk tim sport science dan menerapkan konsep Long Term Athlete Development (LTAD) atau pembinaan atlet jangka panjang.

Ia menjelaskan, pendekatan tersebut bertujuan agar pembinaan atlet tidak lagi bersifat konvensional, melainkan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Latihan atlet sekarang sudah melibatkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tidak lagi hanya mengandalkan pengalaman pelatih atau potensi daerah semata, tetapi benar-benar dilakukan secara ilmiah,” katanya.

Sejak berdiri pada 2016, SKO NTT telah berkontribusi mengirim atlet ke ajang PON. Pada PON di Papua tahun 2021, SKO mengirim lima atlet dan semuanya berhasil membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu.

Sementara pada PON 2024 di Aceh dan Sumatera Utara, jumlah atlet yang dikirim meningkat hingga sekitar 20 orang.

“Ini menjadi catatan penting bagi kami bahwa SKO mampu melahirkan atlet berprestasi. Apalagi sekarang NTT menjadi tuan rumah PON 2028, maka pembinaan harus lebih serius lagi,” jelasnya.

Dalam sistem pembinaan terbaru, SKO NTT juga menerapkan proses seleksi atlet yang lebih ketat sejak tahap perekrutan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved