Jumat, 1 Mei 2026

Idul Fitri 1447 H

Umat Muslim di Labuan Bajo Panjatkan Doa Bersama Saat Sholat Ied

Umat Muslim di Labuan Bajo Manggarai Barat bersujud memanjatkan doa bersama secara massal di Waterfront area, Pelabuhan Marina Labuan Bajo

Tayang:
POS-KUPANG.COM/POS-KUPANG.COM/PETRUS CHRISANTUS GONSALES
UMAT MUSLIM - Umat Muslim di Labuan Bajo melaksanakan Sholat Ied di Waterfront Area, Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Manggarai Barat 
Ringkasan Berita:
  • Umat Muslim di Labuan Bajo Manggarai Barat bersujud memanjatkan doa bersama secara massal di Waterfront area, Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Manggarai Barat, melaksanakan Sholat Ied di Hari Idul Fitri 1447 Hijriyah.  
  • Sabtu (21/3/2026), ribuan Umat memadati lokasi dengan pakaian untuk sholat. Susana begitu teduh dan syaduh. Nuansa religi yang tidak seperti biasa ditemukan di tempat tersebut.

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales 

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Umat Muslim di Labuan Bajo Manggarai Barat bersujud memanjatkan doa bersama secara massal di Waterfront area, Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Manggarai Barat, melaksanakan Sholat Ied di Hari Idul Fitri 1447 Hijriyah.  

Sabtu (21/3/2026), ribuan Umat memadati lokasi dengan pakaian untuk sholat. Susana begitu teduh dan syaduh. Nuansa religi yang tidak seperti biasa ditemukan di tempat tersebut.

Kepada Pos-Kupang.com, Wakil Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Manggarai Barat, Abdul Hamid menyampaikan momentum Idulfitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi adalah saat yang sangat mulia untuk kembali kepada fitrah, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat. 

Menurut Abdul Hamid, setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan, kita diharapkan menjadi pribadi yang lebih sabar, jujur, dan peduli terhadap sesama.

"Idul Fitri juga menjadi ruang untuk saling memaafkan, menghapus sekat-sekat perbedaan, serta memperkuat persatuan, khususnya di Manggarai Barat yang kita cintai bersama. Semangat gotong royong, toleransi, dan kedamaian harus terus kita jaga sebagai bagian dari ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin," ujar Abdul Hamid.

Abdul Hamid juga mendaraskan sabda Rasulullah SAW: ‘Barang siapa berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.’ (HR. Bukhari dan Muslim).

"Dan dalam firman Allah SWT: ‘Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu?’ (QS. An-Nur: 22)," ungkap Abdul Hamid, dengan tenang, memancarkan ekspresi senyum.

Melalui Idul Fitri ini, sebagai pengurus NU di Manggarai Barat, ia mengajak umat untuk menjadikan momentum untuk memperbaiki diri, mempererat silaturahmi, serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan penuh keberkahan.

Fitrah, seorang muslimah yang ditemui dilokasi menurtakn IdulFitri tahun ini sangat berarti untuk dirinya memulihkan kembali niat dan semua yang ingin dicapai kedepannya.

Sekaligus momen untuk kembali membina diri bersama sesama, manakala ada sifat yang salah di hari yang lalu.

"Lebaran kali sangat berarti bagi saya, pertama kali saya buat buras langsung berhasil. Saya menemukan pribadi Saya yang jauh lebih baik lagi dari tahun tahun sebelum nya dan semoga bisa lebih baik lagi," ujarnya. (moa)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved