Kamis, 23 April 2026

Rote Ndao Terkini

Kurangi Sampah Plastik, Ecobrick Mulai Diperkenalkan di Rote Ndao

Ia menilai langkah tersebut dapat menjadi contoh pengelolaan sampah yang tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga memberikan nilai guna.

Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Relawan Peduli Sampah Rote Ndao, Paskalis M Subarjo. 

Ringkasan Berita:
  • Relawan Peduli Sampah Rote Ndao perkenalkan metode pengolahan sampah plastik
  • Metode pengolahan sampah itu dikenal dengan metode Ecobrick
  • Relawan Peduli Sampah Rote Ndao, Paskalis M Subarjo menjelaskan ecobrick merupakan teknik pengolahan sampah plastik dengan cara memasukkan limbah plastik ke dalam botol bekas hingga padat.

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti 

POS-KUPANG.COM, BA'A - Pemanfaatan sampah plastik melalui metode ecobrick mulai diperkenalkan kepada masyarakat di Kabupaten Rote Ndao. 

Hal tersebut disampaikan Relawan Peduli Sampah Rote Ndao, Paskalis M Subarjo, Kamis (19/3/2026).

Paskalis menjelaskan ecobrick merupakan teknik pengolahan sampah plastik dengan cara memasukkan limbah plastik ke dalam botol bekas hingga padat. 

Menurut dia, metode ini dapat menjadi solusi sederhana dalam mengurangi sampah plastik rumah tangga.

Baca juga: Pemkab Rote Ndao Buka Seleksi Terbuka 11 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

"Ecobrick itu sampah plastik yang diisi ke dalam botol plastik bekas," pungkasnya.

Paskalis menambahkan, hasil ecobrick dapat dimanfaatkan menjadi berbagai barang sederhana, seperti kursi dan meja. 

Ia menyebutkan, saat ini sudah ada dua warga di Rote Ndao yang mulai menjalankan usaha berbasis ecobrick dengan menghasilkan produk berupa meja dan kursi.

"Kemudian kegunaannya bisa membuat kursi atau meja," katanya.

Ia menilai langkah tersebut dapat menjadi contoh pengelolaan sampah yang tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga memberikan nilai guna.

Lebih lanjut, Paskalis mengungkapkan pengelolaan sampah yang dimulai dari tingkat rumah tangga melalui pemilahan antara sampah organik dan anorganik. 

Ia juga menggarisbawahi perlunya dukungan masyarakat agar upaya pengelolaan sampah dapat berjalan secara berkelanjutan.

Bagi dia, terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh masyarakat.

"Oleh karena itu kita semua sebagai masyarakat mendukung program ini sehingga terwujud lingkungan yang sehat, indah dan bersih," ucap Paskalis. (rio)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved