Jumat, 15 Mei 2026

Manggarai Barat Terkini

Diklat HPI Manggarai Barat, Peserta Dibekali 19 Unit Kompetensi 

DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Manggarai Barat melaksanakan kegiatan Diklat kepada 224 anggota HPI di Mabar.

Tayang:
POS-KUPANG.COM/POS-KUPANG.COM / PETRUS CHRISANTUS GONSALES 
ANGGOTA HPI - 224 anggota HPI Manggarai Barat mengikuti Diklat di Labuan Bajo, Manggarai Barat  

Ringkasan Berita:
  • DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Manggarai Barat melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) kepada 224 anggota HPI Manggarai Barat.
  • Kegiatan ini dilaksanakan di Aula BLK Manggarai Barat, Jalan Frans Nala, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Senin (16/3/2026).
  • Ketua DPC HPI Mabar, Aloysius Suhartim Karya menuturkan Diklat yang dilakukan adalah rangkaian dari tahapan perekrutan anggota baru tahun 2006 dari Dewan Pembinaan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia Mabar.

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Manggarai Barat melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) kepada 224 anggota HPI Manggarai Barat.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Manggarai Barat, Jalan Frans Nala, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Senin (16/3/2026).

Kepada TribunFlores.com, Ketua DPC HPI Manggarai Barat, Aloysius Suhartim Karya menuturkan Diklat yang dilakukan adalah rangkaian dari tahapan perekrutan anggota baru tahun 2006 dari Dewan Pembinaan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia Manggarai Barat.

Para anggota HPI yang mengikuti Diklat adalah mereka yangsudah melewati dua tahapan seleksi yang dilakukan DPC HPI Manggarai Barat.

"Dua tahap yang tadi disampaikan yaitu seleksi bekas dan wawancara hari ini adalah Diklat. Diklat ini akan berlangsung selama tiga hari dan Diklat ini adalah pengenalan dari 19 unit kompetensi dan dari 19 unit kompetensi itu ada sekitar sembilan unit kompetensi yang betul-betul inti yang berkaitan dengan bidang kepemaduan wisata," terang Aloysius Suhartim Karya, yang akrab disapa Lois Karya.

224 peserta HPI yang mengikuti Diklat memiliki keterampilan berkomunikasi berbagai bahasa, seperti bahasa Jepang, bahasa Spanyol, bahasa Perancis, Bahasa Jerman dan juga bahasa Inggris lebih dominan, Inggris, Indonesia.

Menurut Aloysius Suhartim Karya, Diklat tersebut tidak hanya sebatas agenda organisasi melainkan sebuah The System Controller terhadap sebuah organisasi yang mewadahi pramuwisata.

Aloysius Suhartim Karya menuturkan  di Indonesia hanya ada satu wadah yang menaungi semua pramu wisata yaitu Himpunan Pramu Wisata Indonesia.

"Organisasi ini ada secara global, secara internasional. Disebut sebagai World Federation Tourist Guide Association. Secara nasional di Indonesia, namanya adalah Kumpulan Pramusyata Indonesia. Ada DPP, DPD, DPD di Pusat, DPD di Provinsi, dan DPC di Kabupaten," terang Aloysius Suhartim Karya.

Lebih lanjut Aloysius Suhartim Karya menerangkan yang dilakukan DPC HPI Manggarai Barat sudah sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), yang diprakarsai oleh Kementerian Pembangunan Wisata, disahkan oleh Kementerian Keterangan Kerjaan nomor 57 tahun 2024 tentang standar kompetisi bidang jasa pembangunan wisata. 

"Dan kami atas nama organisasi ingin yang dipraktikkan yaang pertama adalah skill, yang kedua adalah knowledge atau pengetahuan, dan yang ketiga adalah attitude. Karena untuk menjadi seorang pemerintah, it is not only English speaking. Tetapi dia harus memiliki tiga aspek ini tadi," ujar Aloysius Suhartim Karya.

Secara keseluruhan unit kompetensi kemanusiaan terdiri dari 36 unit. Namun untuk Diklat selama tiga hari kedepan, DPC HPI Manggarai Barat hanya memperkenalkan sebanyak 19 unit kompetensi.

Pantauan Pos Kupang, Ketua DPP HPI, Imam Widodo turut membekalk materi kepada para peserta Diklat.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved