Sumba Barat Daya Terkini
Meski Terhimpit Anggaran, Pemkab SBD Kembali Anggarkan 1.184 Meteran Gratis Bagi Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya kembali mengalokasikan anggaran untuk pengadaan dan pemasangan meteran gratis bagi masyarakat miskin.
Penulis: Petrus Piter | Editor: Apolonia Matilde
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Sumba Barat Daya menganggarkan 1.184 meteran listrik gratis bagi masyarakat miskin pada tahun 2026 dengan dana Rp 3,55 miliar
- Program ini merupakan kelanjutan dari tahun 2025 yang telah memasang sekitar 1.800 meteran listrik gratis untuk warga
- Kontrak pengadaan dan pemasangan meteran telah ditandatangani bersama PT PLN
- Selain itu, pemerintah juga menyiapkan 475 unit rumah layak huni bagi masyarakat melalui program dari daerah, provinsi, dan pusat
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM,TAMBOLAKA - Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya kembali mengalokasikan anggaran untuk pengadaan dan pemasangan meteran gratis bagi masyarakat miskin sebanyak 1.184 buah. Jumlah dana yang dianggarkan sebesar Rp 3,55 Miliar.
Sedangkan pada tahun 2025 pemerintah menganggarkan 1800-an meteran gratis. Semua sudah terpasang dan sudah dinikmati masyarakat Sumba Barat Daya.
Bupati secara resmi telah menandatangani kontrak pengadaan meteran listrik dan instalasi tahun 2026 dengan Pimpinan PT PLN Sumba Barat Daya di Aula Kantor Bupati Sumba Barat Daya, Senin 9 Maret 2026.
Saat ini, pihak PLN Sumba Barat Daya sedang dalam proses pengadaan. Harapan proses pengadaan sampai pemasangan meteran gratis bagi 1.184 rumah masyarakat berjalan baik sesuai rencana yang ditetapkan.
Bupati berkomitmen meski ditengah himpitan anggaran akibat efisiensi anggaran tak mengurangi sedikitpun perhatiannya untuk membantu masyarakat kecil Sumba Barat Daya.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat Sumba Barat Daya, Yohanis Umbu Deta, S.T, M.Si menyampaikan hal itu di ruang kerjanya, Kamis 12 Maret 2026.
Menurutnya, alokasi anggaran pengadaan dan pemasangan meteran listrik gratis bagi masyarakat sebagai salah bentuk nyata kehadiran pemerintah secara membantu masyarakat kecil daerah ini. Untuk itu sebagai pimpinan teknis siap mensukseskan program tersebut sesuai waktu yang ditetapkan.
Selain itu pemerintah daerah melalui dinas Perumahan pada tahun 2026 juga menganggarkan untuk bantuan rumah kayak huni sebanyak 245 unit bersumber dari DAU sebesar Rp 8.575.000.000, bantuan rumah layak huni dari pemerintah Provinsi NTT untuk masyarakat Sumba Barat Daya sebanyak 10 unit dengan anggaran Rp 200 juta, bantuan Kementerian perumahan Rakyat sebanyak 220 unit dengan anggaran 4.400.000.000,00. Dengan demikian dapat dipastikan pada tahun anggaran 2026 ini masyarakat Sumba Barat Daya memperoleh bantuan rumah layak huni sebanyak 475 buah rumah.
Sebelumnya Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T dalam sambutanya pada saat menandatangani perjanjian kontrak pengadaan dan instalasi dengan PT PLN Sumba Barat Daya, Senin 9 Maret 2026 mengatakan pemerintah Sumba Barat Daya terus mengalokasikan anggaran meteran gratis untuk masyarakat kecil Sumba Barat Barat meski ditengah keterbatasan keuangan daerah. Sebab hal itu sebagai wujud tanggungjawab pemerintah daerah untuk membantu masyarakat kecil daerah ini.
"Sebagai pemimpin daerah ini, saya ingin setiap tahun ada perubahan kehidupan masyarakat daerah ini. Saya terus bekerja keras dan terus membangun komunikasi baik dengan pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah pusat agar ada program pemerintah pusat melalui kementerian atau lembaga untuk Sumba Barat Daya. Saya harus pakai cara ini, agar ada program pusat mengalir terus ke daerah ini," ungkapnya penuh optimis. (pet)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pemkab-Sumba-Barat-Daya-Kembali-Anggarkan-1184-Meteran-Gratis-Bagi-Masyarakat.jpg)