Sumba Barat Daya Terkini
Bupati SBD Bongkar Skandal Korupsi di Dinas Pendidikan, Bendahara Dinas Dinonaktifkan
AY dinonaktifkan lantaran diduga menilep honor para pejabat sebagai pantia termasuk honor bupati dan wakil bupati yang namanya tertera dalam SK
Penulis: Petrus Piter | Editor: Eflin Rote
Ringkasan Berita:
- Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T., menonaktifkan bendahara Dinas Pendidikan SBD, AY
- AY dinonaktifkan lantaran diduga menilep honor para pejabat sebagai pantia termasuk honor bupati dan wakil bupati yang namanya tertera dalam SK kepanitiaan
- Kasus dugaan korupsi terebut terungkap ketika ia memeriksa honor yang masuk ke rekeningnya
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T., menonaktifkan bendahara Dinas Pendidikan SBD, AY.
AY dinonaktifkan lantaran diduga menilep honor para pejabat sebagai pantia termasuk honor bupati dan wakil bupati yang namanya tertera dalam SK kepanitiaan sebuah kegiatan tahun anggaran 2025. Total dana yang diduga ditilep sekitar Rp 500 juta.
Bupati SBD yang ditemui usai melakukan sidak di Badan Keuangan SBD pada Jumat (13/3/2026) mengatakan, kasus dugaan korupsi terebut terungkap ketika ia memeriksa honor yang masuk ke rekeningnya. Bupati mengaku banyak menandatangani SK kegiatan di Dinas Pendidikan SBD tahun anggaran 2025.
Tapi anehnya, honornya tidak pernah masuk ke rekeningnya. Mengetahui hal tersebut, bupati meminta kepala dinas untuk melakukan penelusuran.
AY diketahui telah mengembalikan uang tersebut sebesar Rp 450 juta. Namun, menurut politisi NasDem ini, bukan berarti persoalan sudah selesai.
"Sebagai bupati, saya memerintahkan inspektorat untuk melakukan pemeriksaan terhadap bendahara Dinas Pendidikan untuk mengungkap modus operandi yang dimainkannya. Apakah dilakukan sendiri atau bersama lainya, salah satunya dengan memeriksa aliran dana saat transaksi berlangsung. Dengan demikian semua yang diduga terlibat harus diperiksa untuk membuat persoalan itu terang benderang," jelas Ratu Wulla.
Baca juga: Kadis Nakertrans Sumba Barat Daya Tegakan Aturan Demi Lindungi PMI
Langkah pembersihan di Dinas Pendidikan Sumba Barat Daya menjadi salah satu target utama pada Ratu Wulla saat memimpin daerah tersebut.
Pada tahun 2025, bupati juga membongkar penyelewengan dana tunjangan sertifikasi guru dan dugaan korupsi dana BOS. Dan kini, Ratu Wulla membongkar dugaan korupsi honor pejabat di Dinas Pendidikan.
"Langkah itu tidak berhenti disini tetapi akan terus dilakukan sampai benar-benar pelayanan di Dinas Pendidikan berjalan transparan, profesional dan akuntabel," tambahnya.
Diakui saat ini telah terjadi perubahan pelayanan di Dinas Pendidikan Sumba Barat Daya dimana tidak ada lagi antrean dan penumpukan dokumen.
Meski demikian, upaya peningkatan kualitas pelayanan di Dinas Pendidikan khususnya dan OPD lainnya terus berjalan untuk memastikan pelayanan menjadi lebih lancar dan baik ke depan. (pet)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
Sumba Barat Daya Terkini
Bupati SBD
Dinas Pendidikan
Sumba Barat Daya
Ratu Wulla
korupsi
POS-KUPANG.COM
| Dukung Patiwisata, Yohanes Sirait Minta Gempar SBD Buka Ruang Belajar Bahasa Inggris Bagi Pemuda |
|
|---|
| Lantik DPC Gempar se-Sumba, Ketua DPD Gempar NTT Yosef Lede Sebut Tak Berafiliasi Parpol Tertentu |
|
|---|
| Bupati SBD Tegaskan Seluruh Kebijakan Program dan Kegiatan Harus Selaras Visi Besar Daerah |
|
|---|
| Selalu Sepi, Pemerintah Diminta Arahkan Seluruh Pedagang Berjualan di Tambolaka Culiner Center |
|
|---|
| Merasa Tertipu Ratusan Juta Rupiah, Puluhan Kepsek Desak Ketua Yayasan Tuna Timur Lunasi Utang BRI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ratu-wulla-sidak1.jpg)