Sabtu, 2 Mei 2026

Sumba Barat Daya Terkini

Bupati SBD Bongkar Skandal Korupsi di Dinas Pendidikan, Bendahara Dinas Dinonaktifkan

AY dinonaktifkan lantaran diduga menilep honor para pejabat sebagai pantia termasuk honor bupati dan wakil bupati yang namanya tertera dalam SK

Tayang:
Penulis: Petrus Piter | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
SIDAK - Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla melakukan sidak di dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Rabu (23/4/2025). Ratu Wulla menegaskan tidak boleh ada potongan sedikitpun terhadap hak guru. Semua bayar penuh termasuk tunjangan sertifikasi guru. 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T., menonaktifkan bendahara Dinas Pendidikan SBD, AY
  • AY dinonaktifkan lantaran diduga menilep honor para pejabat sebagai pantia termasuk honor bupati dan wakil bupati yang namanya tertera dalam SK kepanitiaan
  • Kasus dugaan korupsi terebut terungkap ketika ia memeriksa honor yang masuk ke rekeningnya

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T., menonaktifkan bendahara Dinas Pendidikan SBD, AY.

AY dinonaktifkan lantaran diduga menilep honor para pejabat sebagai pantia termasuk honor bupati dan wakil bupati yang namanya tertera dalam SK kepanitiaan sebuah kegiatan tahun anggaran 2025. Total dana yang diduga ditilep sekitar Rp 500 juta.

Bupati SBD yang ditemui usai melakukan sidak di Badan Keuangan SBD pada Jumat (13/3/2026) mengatakan, kasus dugaan korupsi terebut terungkap ketika ia memeriksa honor yang masuk ke rekeningnya. Bupati mengaku banyak menandatangani SK kegiatan di Dinas Pendidikan SBD tahun anggaran 2025.

Tapi anehnya, honornya tidak pernah masuk ke rekeningnya. Mengetahui hal tersebut, bupati meminta kepala dinas untuk melakukan penelusuran.

AY diketahui telah mengembalikan uang tersebut sebesar Rp 450 juta. Namun, menurut politisi NasDem ini, bukan berarti persoalan sudah selesai.

"Sebagai bupati, saya memerintahkan inspektorat untuk melakukan pemeriksaan terhadap bendahara Dinas Pendidikan untuk mengungkap modus operandi yang dimainkannya. Apakah dilakukan sendiri atau bersama lainya, salah satunya dengan memeriksa aliran dana saat transaksi berlangsung. Dengan demikian semua yang diduga terlibat harus diperiksa untuk membuat persoalan itu terang benderang," jelas Ratu Wulla.

Baca juga: Kadis Nakertrans Sumba Barat Daya Tegakan Aturan Demi Lindungi PMI

Langkah pembersihan di Dinas Pendidikan Sumba Barat Daya menjadi salah satu target utama pada Ratu Wulla saat memimpin daerah tersebut. 

Pada tahun 2025, bupati juga membongkar penyelewengan dana tunjangan sertifikasi guru dan dugaan korupsi dana BOS. Dan kini, Ratu Wulla membongkar dugaan korupsi honor pejabat di Dinas Pendidikan.

"Langkah itu tidak berhenti disini tetapi akan terus dilakukan sampai benar-benar pelayanan di Dinas Pendidikan berjalan transparan, profesional dan akuntabel," tambahnya.

Diakui saat ini telah terjadi perubahan pelayanan di Dinas Pendidikan Sumba Barat Daya dimana tidak ada lagi antrean dan penumpukan dokumen.

Meski demikian, upaya peningkatan kualitas pelayanan di Dinas Pendidikan khususnya dan OPD lainnya terus berjalan untuk memastikan pelayanan menjadi lebih lancar dan baik ke depan. (pet)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved