Operasi Ketupat Turangga 2026
Kapolri dan Kapolres Ende Berpesan : Jadilah Polisi Bagi Diri Sendiri
Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Ende menyiapkan sebanyak 100 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik
Ringkasan Berita:
- Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Resor (Polres) Ende menyiapkan sebanyak 100 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Kabupaten Ende.
- Personel tersebut terdiri dari unsur TNI-Polri serta instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), BPBD, hingga Senkom.
- Mereka akan disiagakan di berbagai titik strategis selama 14 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo
POS-KUPANG.COM, ENDE – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Resor (Polres) Ende menyiapkan sebanyak 100 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Kabupaten Ende.
Personel tersebut terdiri dari unsur TNI-Polri serta instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), BPBD, hingga Senkom.
Mereka akan disiagakan di berbagai titik strategis selama 14 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
Pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Turangga 2026 yang digelar secara serentak oleh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia.
Kesiapan pengamanan ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Turangga 2026 yang digelar di Lapangan Apel Polres Ende, Jalan Pahlawan, Kamis (12/3) pagi.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, didampingi Wakil Bupati Ende Drs. dr. Dominggus Minggu Mere, M.Kes. UPacara ini juga dihadiri unsur Forkopimda, Pj Sekda, Kasdim 1602 Ende, dan pimpinan instansi terkait lainnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Ende, AKBP Yudhi Franata yang membacakan amanat Kapolri, menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menyukseskan pengamanan Lebaran.
“Terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas. Mari kita wujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” tegas Yudhi Franata.
Strategi pengamanan tahun ini difokuskan pada lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran.
Beberapa titik yang menjadi prioritas pengamanan antara lain: Bandara dan Pelabuhan, sebagai pintu utama keluar masuk pemudik.
Pusat keramaian, seperti pasar, pusat perbelanjaan, dan objek wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung.Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan, di mana sebanyak 5 Pospam dan Posyan telah disiapkan di sejumlah titik strategis.
Di lapangan, pasukan gabungan yang terdiri dari unsur TNI (Kodim, AL, Sub Denpom), Brimob, Satpolairud, serta instansi pendukung seperti Satpol PP, Dishub, BPBD, dan Senkom, tampak berbaris rapi mengikuti instruksi komando.
Operasi Ketupat Turangga tahun ini tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga mencakup berbagai aspek keamanan lainnya, antara lain, Patroli rumah kosong, dengan mendata rumah warga yang ditinggalkan pemudik guna mencegah aksi pencurian.
Layanan penitipan kendaraan, masyarakat dapat menitipkan kendaraan bermotor di kantor polisi terdekat agar lebih aman saat mudik.
Pengawasan bahan pokok dan BBM, untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah kelangkaan.
Siaga bencana, mengingat prediksi BMKG terkait potensi cuaca ekstrem atau hidrometeorologi.
Yudhi Franata juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah pencegahan saat meninggalkan rumah. “Jadilah polisi bagi diri sendiri,” ujar AKBP Yudhi Franata.
Wakil Bupati Ende, Drs. dr. Dominggus Minggu Mere, M.Kes, yang turut hadir dalam apel tersebut menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama.
“Apel ini adalah wujud nyata komitmen kita. Masyarakat menaruh harapan besar agar tugas ini dijalankan dengan dedikasi dan integritas tinggi,” ujar Dominggus Mere.
Dominggus Mere juga menyoroti mobilitas masyarakat tahun ini diperkirakan meningkat tajam, karena periode mudik Lebaran berdekatan dengan perayaan Paskah. Beberapa langkah sederhana yang disarankan antara lain: Memastikan rumah terkunci rapat sebelum ditinggalkan. Menggunakan kunci ganda pada kendaraan. Waspada terhadap potensi tindak kriminal di tempat keramaian.
"Selain itu, masyarakat juga diimbau memanfaatkan layanan darurat Kepolisian 110 jika membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan gangguan keamanan selama masa Lebaran," kata Dominggus Mere.
Dengan kesiapan personel dan strategi pengamanan yang matang, Polres Ende optimis perayaan Idul Fitri 2026 di Kabupaten Ende dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif. (bet)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/gelar-pasukan-polres-ende-2026.jpg)