Timor Tengah Selatan Terkini
Setahun Kepemimpinan, Bupati TTS Edward Lioe Ajak Semua Pihak Kolaborasi
setahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Periode 2024-2029, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan melakukan evaluasi perjalanan.
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan menggelar ibadah syukur dan evaluasi setahun kepemimpinan, Senin (23/2/2026)
- Bupati Eduard Markus Lioe menyoroti tantangan bencana dan keterbatasan anggaran serta pentingnya kolaborasi dan ketahanan pangan
- Program prioritas meliputi optimalisasi MBG dan peningkatan kualitas hidup masyarakat
- Wakil Bupati Johny Army Konay menekankan evaluasi dana BOS, laporan keuangan, dan pakta integritas ASN
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE - Menandai setahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Periode 2024-2029, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan melakukan evaluasi perjalanan kepemimpinan dalam ibadah syukur.
Evaluasi diawali dengan doa syukuran bersama. Bertempat di Aula Mutis Kantor Bupati TTS, Senin (23/2/2026) usai apel kekuatan rutin.
Hadir dalam kegiatan ini Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, Wakil Bupati TTS, Johny Army Konay, Sekretaris daerah, Drs. Seperius Edison Sipa, Ketua TP PKK Kabupaten TTS bersama Staf Ahli TP PKK, Asisten Sekda dan Staff Ahli, Pimpinan OPD dan seluruh ASN lingkungan Pemda TTS yang turut dalam apel pagi.
Bupati dan Wakil Bupati resmi dilantik pada (20/2/2025) lalu, dan kegiatan ini menandakan evaluasi dan optimalisasi kinerja kedepannya, serta momen untuk rapatkan barisan dalam pelayanan masyarakat.
Bupati TTS, Eduard Markus Lioe menyampaikan beberapa hal yang menjadi atensi selama satu tahun kepemimpinan ia dan wakilnya, Johny Army Konay.
Ia menyampaikan bahwa Bencana Kuatae merupakan ujian baginya dan wakil bupati. Proses yang telah ditempuh bersama BPBD ke BNPB di pusat sudah berhasil, namun terahlikan karena musibah di daerah lain.
Selanjutnya, terkait evaluasi kinerja selama setahun. Pendekatan olahraga yang banyak dilakukan, karena menurutnya olahraga menjadi salah satu langkah untuk tetap memberdayakan meski dalam keterbatasan anggaran.
"Dalam kondisi serba terbatas ini, Ada yang bisa kita lakukan kita lakukan dengan baik, Ada yang kita kasih tinggal, kita buat yang lain. Istilahnya Kita atur kue yang ada," jelasnya.
Ia mengatakan bahwa selama setahun ini belum melakukan banyak hal. Ia mengajak semua pihak berkolaborasi dengan semua peluang yang ada untuk kemajuan daerah.
"Tahun 2025 ini kita sama-sama tahu, kita belum bisa berbuat banyak, mohon maaf untuk masyarakat. Yang mestinya dikerjakan tetapi harus di pangkas. Oleh karena itu saya dgn pak wakil mengajak kita untuk kolaborasi membangun daerah dengan kondisi yang ada. Kami selalu dengan pintu terbuka menerima ada hal yang baik untuk daerah, kami selalu buka ruang untuk daerah itu," tegasnya.
Ia menegaskan akan pererat hubungan berjenjang dengan pemerintah provinsi hingga pusat untuk menunjang program-program unggulan pemerintah di TTS.
"Kami buka ruang karena bisa jadi hal yang disampaikan menjadi masukan untuk daerah.
Saya sampaikan kita ini pelayan, dan tentu kedepan ini kita harus menjalin hubungan baik berjenjang ke atas, dalam rangka ketahanan pangan, kita harus berkolaborasi untuk TTS kedepan," tegasnya.
Penguatan ketahanan pangan, optimalisasi proses MBG di TTS menjadi beberapa hal yang ia tekankan. Ia mendorong para Dinas yang memiliki keterkaitan langsung untuk menjadi suplayer stok bahan pangan pada MBG, seperti perikanan, peternakan, TPHP dan sebagainya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Setahun-Kepemimpinan-Bupati-TTS-Edward-Lioe-Ajak-Semua-Pihak-Kolaborasi.jpg)