Malaka Terkini
Polres Malaka Selidiki Dugaan Pengeroyokan yang Tewaskan Samuel Fahik
Kepolisian Resor Malaka tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan Samuel Fahik meninggal dunia.
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Apolonia Matilde
Ringkasan Berita:
- Polres Malaka menyelidiki kasus dugaan pengeroyokan yang menyebabkan Samuel Fahik meninggal dunia di Desa Tniumanu, Kecamatan Laenmanen
- Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 1 Februari 2026 dan kini masih dalam tahap penyelidikan kepolisian
- Laporan resmi dibuat oleh anak kandung korban bersama kuasa hukum dan keluarga, dan pemeriksaan masih berlangsung
- Polisi membenarkan adanya dugaan awal korban sempat melakukan pencurian dan dikejar massa
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota
POS-KUPANG.COM, BETUN - Kepolisian Resor Malaka saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan Samuel Fahik meninggal dunia.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (1/2/2026) di Desa Tniumanu, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.
Hal itu disampaikan Kapolres Malaka AKBP Riki Ganjar Gumilar melalui Kasat Reskrim Polres Malaka, IPTU Dominggus N.S.L. Duran, saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Kamis (5/2/2026).
“Kasus ini sekarang masih dalam tahap penyelidikan,” ujar IPTU Dominggus singkat.
Ia menjelaskan, laporan polisi atas peristiwa tersebut telah diterima pada hari sebelumnya. Pelapor, yang merupakan anak kandung korban, datang ke Polres Malaka bersama kuasa hukum dan keluarga untuk membuat laporan resmi.
“Setelah membuat laporan, pelapor bersama keluarga sempat izin pulang. Hari ini baru kembali dan saat ini pemeriksaan sedang berlangsung,” jelasnya.
Terkait perkembangan kasus, IPTU Dominggus menyebut pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih rinci mengenai kronologi lengkap kejadian, mengingat proses hukum masih berjalan dan penyidik masih mengumpulkan keterangan serta alat bukti.
“Kami belum bisa menyampaikan informasi secara pasti terkait runutan peristiwa, karena semuanya masih dalam tahap penyelidikan,” tegasnya.
Namun demikian, ia membenarkan adanya informasi awal bahwa sebelum peristiwa tersebut terjadi, korban sempat diduga melakukan pencurian di salah satu kios di Desa Tniumanu.
Korban kemudian diduga kepergok dan dikejar oleh massa, yang selanjutnya menjadi titik awal rangkaian peristiwa yang kini sedang didalami oleh pihak kepolisian. (ito)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMOObjgswqIKhAw?hl=id&ceid=ID:id≷=ID
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/IPTU-Dominggus-NSL-Duran.jpg)