Senin, 18 Mei 2026

Manggarai Barat Terkini

Masyarakat Bangun Jembatan, Kades Golo Lajang dan Golo Riwu Minta Pemda dan DPRD Beri Perhatian 

Kepala Desa Golo Lajang, Kecamatan Pacar dan Kepala Desa Golo Riwu di Kabupaten Manggarai Barat mengapresiasi inisiatif dari masyarakat.

Tayang:
POS-KUPANG.COM
BANGUN JEMBATAN - Pembangunan jembatan gantung di kali Wae Songkang, menghubungkan Desa Golo Lajang, Kecamatan Pacar, dan Desa Golo Riwu, Kecamatan Kuwus Barat 

Ringkasan Berita:
  • Kepala Desa Golo Lajang dan Golo Riwu mengapresiasi inisiatif swadaya masyarakat dalam membangun jembatan gantung di Kali Wae Songkang
  • Jembatan dibangun untuk membantu pelajar Kampung Lesem yang bersekolah di SDK Wetik dan SMPN 1 Kuwus Barat
  • Solidaritas berbagai pihak, termasuk TNI/Polri dan warga lintas desa, muncul setelah isu tersebut viral
  • Para kepala desa berharap DPRD dan pemerintah daerah hingga pusat segera mendorong pembangunan jembatan permanen

 

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Kepala Desa Golo Lajang, Kecamatan Pacar dan Kepala Desa Golo Riwu di Kabupaten Manggarai Barat mengapresiasi inisiatif dari masyarakat untuk membangun jembatan gantung.

Jembatan gantung tersebut dibangun di Kali Wae Songkang, dan diperuntukkan kepada para siswa dari kampung Lesem yang mengenyam pendidikan di SDK Wetik dan SMP Negeri 1 Kuwus Barat.

Kepada POS-KUPANG.COM, Senin (2/2/2026), Kepala Desa Golo Lajang, Kecamatan Pacar, Fonsianus Jemadu, mengistilahkan pembangunan tersebut dengan satu tageline "No Viral, No Solider".

"Ketika kemarin pemberitaan sudah viral melalui konten-konten yang ada, maka munculah solidaritas dari berbagai pihak. Tentu kami Pemerintah menyambut baik dan bersyukur di antara kita lintas lembaga punya kepedulian membangun jembatan ini," katanya.

Menurutnya, hal ini sangat penting bagi pendidikan anak-anak dari Dusun Lesem, Desa Golo Lajang.

Dirinya menuturkan sejak awal jembatan tersebut tidak dianggap sebagai sebuah problem karena udah menjadi kebiasaan masyarakat menyebrangi kali Wae Songkang.

"Berkali-kali juga melalui program desa ini sudah kami sampaikan. Lalu melalui musyawarah desa, musyawarah kecamatan, masalah utama selalu kekurangan anggaran," ujarnya.

Fonsianus Jemadu mengatakan, status jalan yang menghubungkan antara dua desa tersebut adalah jalan Kabupaten.

"Mungkin dengan cara ini, mudah-mudahan pemerintah daerah lebih fokus lagi melihat kegiatan yang terjadi hari ini," ujarnya.

Secara terpisah Kepala Desa Golo Riwu, Ignasius Didimus Loyola Mense, mengucap limpah terima kasih atas Kepedulian dari Polri dan TNI karena sudah membantu warga Desa Golo Riwu dan Golo Lajang untuk membangun akses jembatan darurat secara sukarela. 

"Terima kasih juga kepada warga yang sudah meluangkan waktu untuk sama sama bergotong royong," ujarnya.

Menurut Ingnasius Didimus Loyola Mense, jembatan yang dibuat bukan hanya sekedar membangun akses penghubung semata, namun sebagai penghubung masa depan anak-anak sebagai generasi emas Indonesia menuju masa depan yang lebih cermelang.

"Jembatan yang dibuat seacara swadaya ini tentu mudah Rapuh dan tidak akan bertahan lama. Kami mengharapkan suara-suara DPRD Manggarai Barat untuk segara ini dibahas dan didorong, baik ke Pemerintah Daerah ,Pemprov ataupun Pemerintah Pusat untuk dibuatkan yang layak dan permanen," terang pria yang akrab disapa Kades Edo tersebut.

Kades Edo menerangkan Wae Songkang mampu menjadi penghubung antara dua kecamatan, yakni Kuwus Barat dan Kecamatan Pacar.

Bisa juga sebagai jalur utama menuju Labuan Bajo yaitu dengan rute, Simpang Wajur, Compang Kules, Wetik, Wae Songkang, Kesempatan, Tuwa, Lajang, Wunat, dan Noa. (moa)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved