Malaka Terkini
Gubernur Melki Laka Lena Launching NTT Mart di Kabupaten Malaka
Nuansa kearifan lokal terasa kuat sejak awal kegiatan, mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Malaka yang tetap terjaga.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota
POS-KUPANG.COM, BETUN - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena menghadiri kegiatan Green Opening sekaligus melaunching NTT Mart yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Malaka bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTT, Jumat (23/1/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung meriah di depan Sekretariat Dekranasda Kabupaten Malaka dengan mengusung tema Cintai Produk Lokal.
Kehadiran Gubernur NTT bersama rombongan disambut secara adat oleh masyarakat setempat. Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dan sarat makna budaya, diawali dengan tarian adat khas Malaka, pengalungan selendang, tutur adat, serta pengantaran sirih pinang yang dilakukan oleh para penari dengan gerak tarian yang anggun.
Baca juga: Resmikan NTT Mart di Manggarai Barat, Gubernur NTT: Gunakan KUR Bantu Pengusaha UMKM dan IKM
Nuansa kearifan lokal terasa kuat sejak awal kegiatan, mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Malaka yang tetap terjaga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu (HMS), para rohaniawan, Tim Penggerak PKK, Dekranasda Kabupaten Malaka, Anggota DPRD Provinsi NTT Agustinus Nahak, pimpinan DPRD dan anggota DPRD Kabupaten Malaka, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Malaka, perwakilan TNI-Polri, BUMN, BUMD, serta tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.
Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menampilkan berbagai produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Malaka. Beragam produk lokal dipamerkan, mulai dari hasil olahan pangan yang telah dikemas secara modern dan menarik, kerajinan tangan, hingga kain tenun khas daerah.
Pameran itu menjadi bukti nyata bahwa pelaku UMKM Malaka terus berbenah untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal.
Membuka secara resmi kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Zet Sony Libin, menyampaikan bahwa launching NTT Mart di Kabupaten Malaka merupakan hasil kolaborasi antara Dekranasda Kabupaten Malaka dan Pemerintah Provinsi NTT.
Menurutnya, kehadiran NTT Mart bertujuan untuk menjadi wadah pengembangan dan pemasaran produk-produk lokal unggulan daerah.
“NTT Mart ini dihadirkan agar produk lokal kita bisa terus berkembang, khususnya produk UMKM di Kabupaten Malaka. Karena itu, kita semua yang hadir di sini harus mencintai dan menggunakan produk lokal sebagai produk unggulan daerah,” ungkap Zet Sony Libin.
Ia menambahkan, pengembangan UMKM tidak boleh berhenti pada pasar lokal saja, tetapi harus didorong agar mampu menembus pasar nasional bahkan internasional. Dengan dukungan semua pihak, NTT Mart diharapkan menjadi pintu masuk bagi produk-produk lokal NTT untuk bersaing di pasar yang lebih luas.
Sementara itu, Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, dalam sekapur sirihnya menyampaikan bahwa Kabupaten Malaka memiliki potensi produk unggulan yang sangat beragam dan tersebar di 127 desa.
Potensi tersebut meliputi kerajinan kain tenun, hasil pertanian, perikanan, serta berbagai produk lokal lainnya yang perlu terus dikembangkan secara berkelanjutan.
“Kehadiran NTT Mart kami harapkan dapat menjadi peluang untuk membangun sistem rantai pasar yang lebih baik, sehingga produk-produk lokal Kabupaten Malaka dapat dikenal tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga hingga pasar internasional,” ujar Wabup HMS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Gubernur-Melki-Laka-Lena-saat-memberikan-sambutan-dalam-Launching-NTT-Mart-di-Malaka.jpg)