Sabtu, 2 Mei 2026

TTU Terkini

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Kunjungi Batalyon TP 877/Biinmaffo TTU 

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Batalyon TP 877/Biinmaffo di Kabupaten Timor Tengah Utara, Jumat (23/1/2026).

Tayang:
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
KUNJUNGI BATALYON 877 - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat mengunjungi Batalyon Teritorial Pembangunan 877/Biinmaffo, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, Jumat (23/1/2026). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Batalyon TP 877/Biinmaffo di Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, Jumat (23/1/2026).

Menhan Sjafrie tiba di Lapangan Oemanu, Kota Kefamenanu sekira pukul 08.00 Wita, saat hujan mengguyur. Ia didampingi Pangdam IX/Udayana, Korem 161/Wira Sakti.

Menhan Sjafrie disambut Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, Wakil Bupati TTU Kamillus Elu, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Didit Prasetyo, Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote.

Setelah penyambutan, Menhan Sjafrie dan rombongan bergerak menuju ke Batalyon TP 877/Biinmaffo.

Saat Menhan Sjafrie tiba di Batalyon TP 877/Biinmaffo hujan masih terus mengguyur.

Kendati demikian, Menhan Sjafrie rela nenyalami prajurit TNI dan mengecek spesifikasi senjata. Kehadiran Menhan disambut dengan yel-yel 

Danyon TP 877/Biinmaffo memberikan paparan mengenai pembangunan batalyon. Menhan kemudian meninjau langsung dapur umum Batalyon TP 877/Biinmaffo.

Usai meninjau dapur umum, Menhan Sjafrie memberikan pengarahan kepada para prajurit di satuan tersebut.

Ia meminta prajurit TNI-AD dari Batalyon TP 877/Biinmaffo rela berkorban demi bangsa dan negara. "Kalian adalah prajurit muda yang mengabdi, serta rela berkorban kepada bangsa dan negara," ujarnya.

Pengabdian dan sikap rela berkorban ini tidak hanya sekadar kata-kata. Tetapi pengabdian itu harus terpatri dalam jiwa dan raga. Prajurit muda wajib siap secara fisik, mental, disiplin dan semangat 

Menurutnya, semua perlengkapan, pakaian dan gaji berasal dari masyarakat. Oleh karena itu, prajurit TNI diwajibkan membalas jasa rakyat kepada TNI melalui pengabdian yang tulus.

"Ini harus kau patrikan sebagai prajurit muda. Bahwa tanpa rakyat kita tidak bisa mengabdikan diri," ungkapnya.

Menhan Sjafrie mengaku bangga dan mengapresiasi semangat juang prajurit muda yang rela membela negara dan bangsa.

Ia menegaskan bahwa patriotisme tidak hanya diucapkan, tetapi harus tertanam kuat dalam jiwa dan raga, disertai kesiapan fisik dan mental yang prima sebagai prajurit TNI.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved